Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Jangkrik memanggil musim panas

Báo Bình ThuậnBáo Bình Thuận02/06/2023

[iklan_1]
bunga-kerajaan-musim-panas-60-050328.png

Saat saya masih mahasiswa, setiap musim panas tiba, saya merasa sangat tertekan, tertekan karena saat itulah kami para mahasiswa sibuk belajar untuk ujian akhir semester. Namun, saya tetap bersemangat mendengar suara jangkrik yang berkicau di dahan pohon Royal Poinciana, yang membuat saya berpikir bahwa saya harus berusaha berkonsentrasi belajar dengan baik agar musim panas ini bermakna. Masa kecil saya telah lama berlalu dan juga mengalami musim panas dengan suara jangkrik. Ketika musim panas tiba, saya merasa bersemangat dan ingin kembali ke masa-masa mahasiswa saya, mulai membereskan buku dan buku catatan saya dan bersenang-senang, bermain dengan teman-teman saya di jalan-jalan di pedesaan, tanpa perlu khawatir tentang belajar atau ujian. Siang hari, saya hanya keluar dan bermain dengan nyaman bersama teman-teman saya, dan malam harinya, saya tidur nyenyak hingga keesokan paginya.

Foto ilustrasi. Sumber: Internet.

Pada masa itu, saya dan teman-teman sering mengajak satu sama lain untuk menangkap tonggeret. Di jalan-jalan desa atau bahkan di rumah, suara tonggeret yang berkicau di dahan pohon memekakkan telinga. Namun, berkat kicauan itu, kami lebih mudah menemukan mereka. Siang harinya, saya dan teman-teman tidak tidur, jadi kami membuat janji untuk pergi ke kebun dan mengintai di pucuk-pucuk pohon untuk menangkap tonggeret. Dulu, kami menggunakan bambu panjang, memotongnya menjadi beberapa bentuk, lalu memasang kasa kain untuk menangkapnya. Di siang yang panas, suara tonggeret berkicau memenuhi seluruh taman seperti pesta musik musim panas. Namun, semua orang tidur nyenyak karena terbiasa dengan kicauannya. Kami memasukkan tonggeret yang kami tangkap ke dalam kaleng, menutupinya dengan jaring, dan mendengarkannya untuk bersenang-senang. Kami sesekali membawa mereka keluar untuk melihatnya sampai kami bosan, lalu melepaskannya. Kadang-kadang kami bahkan membandingkan tonggeret dan kemudian memutuskan mana yang istri dan mana yang suami, atau kami melihat tonggeret siapa yang lebih besar dan kemudian saling berebut untuk menukarkan berbagai barang. Membayangkan momen-momen itu membuat saya sangat bahagia.

Banyak orang mengatakan bahwa suara jangkrik tidak menarik atau menyenangkan, kebisingannya membuat kepala saya sakit, tetapi bagi saya, itu adalah suara yang melambangkan musim panas, simbol masa kanak-kanak. Terkadang saya berpikir bahwa jika hari-hari musim panas tidak memiliki suara jangkrik, itu akan sangat membosankan. Di bawah naungan pepohonan hijau, suara jangkrik masih bergema di telinga saya, teman-teman saya dan saya bermain petak umpet, naga dan ular, kelereng... Setiap kali kami bosan dengan satu permainan, kami beralih ke permainan lain, saat bermain, mendengarkan suara jangkrik yang menyatu dengan suasana damai pedesaan menciptakan perasaan yang sangat menyenangkan. Suara jangkrik seperti sorakan bagi saya dan teman-teman saya untuk lebih tertarik bermain. Seluruh kelompok begitu asyik bermain sehingga tidak ada dari kami yang tahu bagaimana rasanya lelah dan lupa ketika sudah waktunya pulang untuk makan malam, menyebabkan orang tua kami harus mencari kami ke mana-mana.

Sering kali, aku merasa suara tonggeret bagaikan lagu cinta untuk meredakan kesedihanku. Setiap kali aku sedih atau marah, aku sering duduk di bawah pohon untuk menenangkan diri dan mendengarkan tonggeret memainkan musik. Intensitas suaranya perlahan meningkat seolah-olah untuk menghilangkan rasa lelah dan kekhawatiran orang-orang. Tonggeret! Ayo berkicau, berkicau lagi, sebarkan suara musim panas ke seluruh pelosok negeri agar nanti, sejauh apa pun orang pergi, mereka akan mengingat kicau tonggeret, suara kicau yang melambangkan musim panas.

Suara jangkrik, panggilan musim panas, panggilan kenangan masa kecil. Meskipun aku tak lagi bisa menangkap jangkrik, tak lagi bisa bermain kekanak-kanakan seperti dulu, suara jangkrik masih terngiang di benakku. Melalui suara jangkrik, juga melalui masa pertumbuhan dan kedewasaan, adalah emosi tak terlupakan yang membuatku semakin menghargai kenangan indah masa itu.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk