
Wakil Menteri Sains dan Teknologi , Bapak Pham Duc Long, dan Direktur Jenderal Perusahaan Pos Vietnam, Bapak Chu Quang Hao, menyerahkan hadiah pertama kepada Tran Chi Cuong, seorang siswa kelas 9 dari Sekolah Menengah Binh Han (Hai Phong).
Dengan tema: "Tulis surat kepada seorang teman, jelaskan mengapa hubungan antarmanusia sangat penting di dunia digital," kompetisi ini secara langsung mencerminkan isu terkini, yang mengharuskan siswa untuk meninjau kembali peran hubungan antarmanusia, sehingga membimbing mereka tentang bagaimana melestarikan dan mengembangkan nilai hubungan di lingkungan digital.
Kompetisi ini diluncurkan pada 19 Desember 2025 di Hanoi dan dilaksanakan secara nasional hingga 5 Maret 2026. Selama pelaksanaannya, kompetisi ini menarik lebih dari 1,3 juta peserta dari siswa di berbagai provinsi dan kota di seluruh negeri. Hasil ini mencerminkan dampak luas kompetisi ini dalam sistem pendidikan dan menunjukkan meningkatnya minat siswa terhadap isu-isu sosial dan global.
Juara pertama Kompetisi Menulis Surat Internasional UPU ke-55 di Vietnam diraih oleh Tran Chi Cuong, seorang siswa kelas 9 dari Sekolah Menengah Binh Han, Kelurahan Thanh Dong, Kota Hai Phong. Suratnya memukau para juri dengan menceritakan kisah robot Buddy (yang mendukung anak-anak autis) dan robot Jibo (yang merawat para lansia) dalam konteks keluarga yang semakin sibuk dengan waktu yang semakin sedikit untuk satu sama lain. Robot secara bertahap menjadi bagian yang familiar dalam kehidupan, dan melalui interaksi dengan manusia, mereka tidak hanya memberikan dukungan tetapi juga mengembangkan empati terhadap emosi manusia. Dari sini, surat tersebut menyampaikan pesan bahwa teknologi tidak menggantikan hubungan manusia, tetapi mengingatkan kita bahwa di balik setiap perangkat, setiap layar, selalu ada manusia yang perlu didengarkan dan dipahami.

Wakil Menteri Sains dan Teknologi Pham Duc Long - Ketua Panitia Penyelenggara Kompetisi, menyampaikan pidato pada upacara tersebut.
Dalam pidatonya di acara tersebut, Wakil Menteri Sains dan Teknologi Pham Duc Long - Ketua Panitia Penyelenggara Kompetisi - sangat mengapresiasi respons antusias dan partisipasi aktif para siswa dari seluruh negeri, serta minat generasi muda terhadap perubahan kebiasaan koneksi di era digital.
"Aspek paling berharga dari lebih dari 1,3 juta karya yang masuk tahun ini bukanlah hanya kreativitasnya, tetapi juga fakta bahwa para siswa telah mempertahankan empati, kebaikan, dan kasih sayang mereka di dunia yang semakin digital," tegas Wakil Menteri Pham Duc Long.
Wakil Menteri berharap bahwa surat-surat hari ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi benih kebaikan, kasih sayang, dan tanggung jawab terhadap masyarakat; sehingga berkontribusi dalam membangun masyarakat digital modern yang tetap kaya akan kemanusiaan; sebuah negara yang berkembang pesat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital, tetapi selalu menempatkan manusia sebagai pusat dari semua pembangunan.
Mengenai kualitas karya yang masuk, panel juri mencatat bahwa tema tahun ini relevan dengan generasi siswa yang tumbuh di lingkungan teknologi yang berkembang pesat. Esai-esai tersebut menunjukkan wawasan yang tajam tentang isu tersebut dan keragaman dalam cara ide-ide diungkapkan. Penerima penghargaan sangat beragam, mulai dari teman dan kerabat hingga tokoh sastra dan entitas teknologi seperti asisten virtual. Banyak esai yang mengeksplorasi hubungan antara manusia dan teknologi secara mendalam, terutama cerita tentang robot yang merawat manusia, sehingga menyoroti nilai empati dan hubungan antarmanusia.
Selain Hadiah Pertama, Panitia Penyelenggara juga memberikan 10 hadiah tim dan 109 hadiah individu, termasuk 3 Hadiah Kedua, 5 Hadiah Ketiga, 30 Hadiah Hiburan, 61 Penghargaan Penulis Berbakat, dan 10 Penghargaan Ide Inspiratif.
Berikut beberapa foto dari upacara tersebut:







Sumber: https://vietnampost.vn/vi/viet-thu-upu/trao-giai-cuoc-thi-viet-thu-quoc-te-upu-nam-2026








Komentar (0)