Konser tersebut berlangsung selama empat jam dan menampilkan serangkaian busana Haute Couture.
Pada malam tanggal 9 Mei, Zhao Lusi menggelar konser "Stay Romantic" di MPACT Arena, sebuah tempat pertunjukan berkapasitas 12.000 kursi di Thailand. Ini menandai tonggak penting dalam karier penyanyi kelahiran 1998 ini, karena ini adalah konser berbayar pertamanya di luar negeri, di mana ia tampil tanpa henti selama empat jam.
Untuk membuka acara, aktris tersebut tampil dengan pakaian yang manis sambil membawakan lagu "Different Shades of Red".


Selain lagu solo, daftar penampilan juga mencakup lagu-lagu tema yang terkait dengan namanya, seperti "Tinh Ha Than" (dari drama " Tinh Han Xan Lan "), "Chau Quang Trong Diep" (dari drama " Cue Ngoc Chau Sa "), dan "Forever Star" (dari drama " Vong Moc Khong The Giay ").
Kontroversi seputar kemampuan menyanyi secara langsung dan produksi panggung.
Meskipun menarik banyak penonton, konser Zhao Lusi tetap menghadapi gelombang kritik dari netizen. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa aktris tersebut jelas-jelas melakukan lip-sync, dengan beberapa bagian gerakan mulutnya tidak sesuai dengan lirik.
Sebagian penonton mengungkapkan kekecewaan karena telah menghabiskan jutaan dong untuk tiket tetapi mendapatkan pengalaman musik yang tidak memuaskan. Harga tiket berkisar dari 1,9 juta hingga lebih dari 7,5 juta dong (sekitar 488-1.940 RMB), tergantung pada kategori tiket.
Selain masalah vokal, kemampuan menari Zhao Lusi juga dikritik karena kurangnya pelatihan profesional.
Dibandingkan dengan artis dari Korea Selatan atau Jepang, penonton percaya bahwa harga tiketnya sangat mahal tetapi manfaat yang didapat terlalu sedikit. Beberapa orang berpendapat keras bahwa selebriti Tiongkok memperlakukan penggemar sebagai alat untuk menghasilkan uang alih-alih menghormati penonton mereka dengan penampilan yang berkualitas.
Menanggapi komentar negatif, penggemar Zhao Lusi angkat bicara untuk membela idola mereka. Mereka berpendapat bahwa aktris tersebut tidak bertindak demi kepentingan pribadi. penjualan Setelah sebelumnya menggelar dua konser gratis di Tiongkok dengan total 6.000 tiket terjual, ia membuktikan bahwa ia tidak bersedia mengeksploitasi penggemar demi keuntungan.
Biaya organisasi yang tinggi membuat penyelenggaraan acara di luar negeri jauh lebih mahal daripada di dalam negeri; jika keuntungan adalah prioritas utama, dia tidak akan memilih Thailand.
Selain itu, para penggemar berkomentar bahwa Zhao Lusi adalah seorang aktris, bukan idola profesional yang sudah lama berkecimpung di dunia hiburan, sehingga usahanya dalam bernyanyi dan menari selama 4 jam patut dipuji.
Salah satu keterbatasan objektif yang perlu diperhatikan adalah panggung di Thailand mungkin memiliki peralatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan pertunjukan di Tiongkok. Dalam dua konser gratis sebelumnya, ia secara konsisten dipuji karena desain panggungnya yang apik dan menarik secara visual.
Beberapa penonton menyebutkan adanya kursi kosong di tribun, yang menunjukkan bahwa tiket Zhao Lusi belum terjual habis. Namun, para penggemar memandang keberhasilan menarik begitu banyak penonton sebagai kesuksesan awal bagi seorang aktris yang tampil di konser luar negeri pertamanya.
Banyak saran tulus telah disampaikan bahwa jika Zhao Lusi ingin mengejar karier musik jangka panjang, dia perlu serius berlatih kemampuan vokal dan tariannya, atau memulai dengan pertemuan penggemar berskala kecil untuk lebih menyesuaikan diri dengan kemampuannya.
Sumber: https://tienphong.vn/trieu-lo-tu-hat-nhep-lo-lieu-post1842105.tpo







Komentar (0)