
Menurut peta jalan Bank Negara, setelah 1 Juli 2025, kartu ATM magnetik yang belum dikonversi tidak akan dapat melakukan transaksi apa pun, seperti penarikan tunai, transfer, penyetoran tabungan di ATM atau CDM, pembayaran melalui POS, serta transaksi antarbank.
Dalam banyak kasus, kartu bahkan dapat terkunci sepenuhnya, yang berdampak besar pada aktivitas keuangan pribadi. Oleh karena itu, segera setelah Bank Negara mengumumkan hal ini, bank-bank komersial di provinsi tersebut segera menginformasikan kepada nasabah secara luas, sekaligus meningkatkan dukungan untuk konversi kartu di titik-titik transaksi maupun di kanal digital.
Bagaimana cara mengubah kartu magnetik menjadi kartu chip?
Saat ini, konversi kartu magnetik ke kartu chip dilaksanakan oleh bank secara gratis dalam tiga bentuk utama:
Penukaran langsung di kantor cabang/transaksi: nasabah hanya perlu membawa kartu CCCD atau kartu identitas ke titik transaksi terdekat untuk mendapatkan bantuan prosedur.
Perubahan melalui Mobile Banking: banyak bank seperti: Agribank , MB, BIDV, Vietcombank… telah mengintegrasikan fitur registrasi kartu online, yang memungkinkan Anda menerima kartu di rumah atau di konter.
Hubungi melalui hotline: hubungi pusat layanan pelanggan bank untuk mendapatkan saran dan petunjuk tentang cara mengganti kartu.

Hingga saat ini, Bank Gabungan Komersial Militer Cabang Lao Cai (MB Lao Cai) telah mengonversi lebih dari 140.000 kartu magnetik nasabah berpita hitam menjadi kartu chip. Untuk memudahkan nasabah, unit ini menerapkan tiga metode konversi, yaitu: langsung di titik transaksi MB Lao Cai; konversi melalui pusat panggilan Bank Gabungan Komersial Militer; dan konversi melalui aplikasi.
Bapak Tran Trung Kien, Wakil Direktur Cabang Lao Cai, Bank Saham Gabungan Komersial Militer, mengatakan: Saat ini, MB sedang membantu nasabah untuk mengonversi kartu magnetik menjadi kartu chip melalui tiga formulir. Setelah selesai, kartu akan dikirimkan ke alamat terdaftar nasabah.

Sejak April 2025, Cabang Agribank Lao Cai II telah aktif mempromosikan dan membimbing nasabah untuk mengonversi kartu magnetik ke kartu chip. Prosesnya mudah, gratis, dan nasabah siap mendapatkan dukungan. Berkat hal tersebut, hingga saat ini, lebih dari 14.000 kartu magnetik nasabah Agribank Lao Cai II telah dikonversi menjadi kartu chip. Cabang Agribank Lao Cai II diharapkan dapat menyelesaikan proses ini pada akhir Juni.
Untuk melayani pembayaran kartu nasabah, Agribank Cabang Lao Cai II telah melengkapi 14 mesin ATM/CDM dan memasang 130 mesin POS di rumah sakit, restoran, dan hotel di provinsi tersebut. Selain itu, bank telah mempromosikan dan memberikan peringatan untuk memastikan keamanan nasabah yang melakukan peralihan kartu.

Bapak Nguyen Dinh Hieu, Wakil Direktur Agribank Cabang Lao Cai II, mengatakan, "Untuk mencapai hasil tercepat dalam menyelesaikan konversi kartu bagi nasabah, cabang mengirimkan notifikasi melalui sistem, berkoordinasi dengan media untuk mengunggah informasi, dan menugaskan staf untuk menyampaikannya kepada setiap nasabah. Selain itu, cabang juga menciptakan kondisi yang paling menguntungkan bagi nasabah untuk berhasil mengonversi kartu magnetik menjadi kartu chip dengan proses yang sederhana, sepenuhnya gratis, dan dapat dilakukan kapan saja."

Kartu strip magnetik dianggap sebagai teknologi lama, dan informasi dapat dengan mudah disalin melalui alat skimming di ATM atau mesin POS. Faktanya, banyak kasus nasabah kehilangan uang tanpa melakukan transaksi apa pun akibat pencurian dan eksploitasi informasi kartu. Penghentian penggunaan kartu strip magnetik diharapkan dapat membantu mengurangi penipuan keuangan dan memenuhi standar keamanan internasional, terutama dalam konteks mendorong transformasi digital yang komprehensif di sektor perbankan saat ini.
Sesuai panduan Bank Negara, nasabah harus secara proaktif memeriksa jenis kartu ATM yang mereka gunakan. Jika bagian depan kartu tidak memiliki chip kuning (sirkuit elektronik), tetapi hanya memiliki strip magnetik hitam di bagian belakang, kartu tersebut merupakan kartu magnetik dan harus diganti. Bahkan kartu kombinasi (dengan chip dan strip magnetik) juga perlu diganti, karena setelah 1 Juli 2025, semua kartu dengan strip magnetik akan ditolak untuk transaksi.
Waspada penipuan saat ganti kartu
Bank Negara telah mengeluarkan peringatan tentang sejumlah orang yang mengaku sebagai karyawan bank yang menelepon dan mengirim SMS untuk meminta informasi kartu, kode OTP, nomor rekening, dll. dengan dalih "mendukung pertukaran kartu". Pihak bank menegaskan:
- Jangan meminta informasi pribadi, kode OTP melalui telepon, pesan teks atau tautan aneh.
- Jangan mengirim staf ke rumah Anda untuk mengganti kartu.
Proses konversi kartu magnetik menjadi chip diperlukan untuk meningkatkan kualitas sistem pembayaran. Namun, jika tidak dipromosikan dengan baik, masyarakat dapat dengan mudah menjadi korban penipuan canggih. Peran bank umum sangat penting dalam membimbing dan mendukung pengguna untuk mengikuti prosedur yang benar. Bank Negara Vietnam, Cabang Wilayah IV, telah menginstruksikan bank-bank umum di Provinsi Lao Cai untuk meningkatkan peringatan kepada nasabah agar terhindar dari penipuan.
Source: https://baolaocai.vn/tu-172025-ngung-giao-dich-the-tu-atm-cac-ngan-hang-ho-tro-chuyen-doi-post403666.html
Komentar (0)