
Menanggapi modal pinjaman dalam situasi baru
Setelah satu bulan mengoperasikan aparatur pemerintah daerah tingkat 2, Kantor Transaksi Bank Kebijakan Sosial (BSP) Dam Rong telah dengan cepat dan proaktif menerapkan berbagai solusi untuk meningkatkan efektivitas kegiatan kredit kebijakan di wilayah tersebut. Khususnya, peningkatan jumlah kunjungan ke tingkat akar rumput, kerja sama langsung dengan Komite Rakyat komune, asosiasi, serikat pekerja, dan pimpinan Kelompok Simpan Pinjam (KSP) telah membuahkan hasil positif.
Sebagai contoh, Kantor Transaksi Bank Kebijakan Sosial telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meninjau seluruh daftar Kelompok Simpan Pinjam, menilai situasi pengelolaan pinjaman, dan kebutuhan pinjaman masyarakat. Dengan demikian, jaringan Kelompok Simpan Pinjam dapat segera disesuaikan dan ditata ulang agar sesuai dengan model administrasi baru, sehingga menghindari tumpang tindih atau hilangnya penerima manfaat. Pada saat yang sama, asosiasi dan organisasi mendukung peninjauan daftar anggota pinjaman, membimbing masyarakat untuk sepenuhnya mematuhi peraturan tentang pinjaman dan penggunaan modal.
Bapak Tran Cao Thang, Wakil Direktur Kantor Transaksi Bank Kebijakan Sosial Dam Rong, mengatakan: “Agar dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik, kami telah secara proaktif menghubungi para pimpinan Komite Rakyat di setiap kecamatan mengenai kegiatan kredit polis pasca-penggabungan. Khususnya, kami menciptakan kondisi yang kondusif bagi unit ini dalam hal waktu, lokasi, dan ruang untuk bertransaksi; berkoordinasi dengan kepolisian kecamatan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di 9 titik transaksi. Dengan demikian, kami dapat membantu masyarakat mengakses kegiatan kredit polis dengan mudah, meminimalkan biaya perjalanan serta risiko dalam proses peminjaman.”
Manfaatkan untuk membantu orang bangkit
Pada sesi transaksi di Kelurahan Dam Rong 3, para pejabat dan karyawan Bank Kebijakan Sosial Dam Rong mengunggah informasi mengenai program kredit kebijakan, suku bunga yang dipublikasikan, pinjaman yang belum dilunasi, serta alamat, nomor hotline, dan prosedur penyelesaian... Bapak Nguyen Canh Minh - Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Dam Rong 3 mengatakan: "Sejak sesi transaksi pertama, Bank Kebijakan Sosial memprioritaskan pinjaman untuk rumah tangga kurang mampu, rumah tangga miskin, dan rumah tangga hampir miskin untuk tujuan pembangunan ekonomi."
Bagi keluarga Bapak Hoang Ngoc My (Desa Phi Jut, Kecamatan Dam Rong 3), pinjaman sebesar 150 juta VND telah menciptakan kondisi bagi keluarganya untuk berinvestasi dalam merawat lebih dari 2.000 pohon kopi, 100 pohon durian, dan membangun sistem air rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. "Di Dam Rong, masyarakat masih menghadapi banyak kesulitan, sehingga akses pinjaman dari VBSP telah menciptakan kondisi bagi masyarakat untuk memiliki lebih banyak sumber daya, berani berinvestasi, mengembangkan produksi, dan meningkatkan pendapatan," ujar Bapak My.
“Bank Kebijakan Sosial Dam Rong telah berkoordinasi secara proaktif dengan Bank Kebijakan Sosial Lac Duong untuk menerima serah terima kegiatan kredit polis di Kelurahan Dung K'no, yang kini menjadi Kelurahan Dam Rong 4. Setelah serah terima tersebut, total utang Bank Kebijakan Sosial Dam Rong hampir mencapai 597 miliar VND/8.000 peminjam/172 Kelompok Simpan Pinjam. Dengan demikian, hal ini menegaskan bahwa modal kredit polis merupakan fondasi yang kokoh bagi rumah tangga miskin, kelompok etnis minoritas, dan penerima manfaat polis lainnya untuk memiliki kondisi yang memungkinkan mereka keluar dari kemiskinan,” ujar Wakil Direktur Kantor Transaksi Bank Kebijakan Sosial Dam Rong.
Sampai dengan 31 Juli 2025, total modal yang disalurkan Bank Kebijakan Sosial Dam Rong mencapai hampir 600 miliar VND untuk 8.032 peminjam/15 program pinjaman, meningkat lebih dari 27 miliar VND dibandingkan awal tahun.
Sumber: https://baolamdong.vn/tu-dong-von-vay-cua-ngan-hang-chinh-sach-xa-hoi-388641.html
Komentar (0)