
Pada pagi hari tanggal 1 Juni, pengamatan di banyak SPBU di Hanoi menunjukkan bahwa transisi ke penjualan bahan bakar nabati telah dilaksanakan secara serentak. Di banyak tempat penjualan, bensin mineral tradisional tidak lagi ditampilkan dalam daftar harga, digantikan oleh bensin E5 RON92, bensin E10, dan bahan bakar diesel (DO).

Di SPBU Petrolimex di Jalan Tran Hung Dao, pompa bahan bakar E10 beroperasi dengan lancar, menarik perhatian banyak pelanggan. Diketahui bahwa SPBU tersebut beralih menjual bahan bakar bioetanol E10 pada tanggal 29 Mei.

Menurut perwakilan toko, penjualan E10 lebih awal memberi waktu kepada masyarakat untuk membiasakan diri dengan bahan bakar baru tersebut sebelum diadopsi secara luas di pasaran.

"Awalnya, banyak pelanggan melakukan riset mendalam tentang komposisi bahan bakar dan kompatibilitas kendaraan. Namun, setelah menerima saran, sebagian besar pelanggan bersedia mencobanya. Kami telah mengamati peningkatan jumlah pelanggan yang memilih bensin E10," ujar seorang perwakilan toko.

Berdasarkan pengamatan, sentimen konsumen cukup positif terkait perubahan ini.

Banyak SPBU telah memasang pengumuman tentang peralihan penjualan bensin ke bahan bakar E10 beberapa hari yang lalu.

Per tanggal 1 Juni, sebagian besar SPBU di Hanoi telah beralih menjual bensin E5 dan E10.

Bapak Nguyen Van Hung, seorang pelanggan di lingkungan Cau Giay, mengatakan: “Saya telah mencoba bensin E10 beberapa kali baru-baru ini. Mobil berjalan normal, tanpa perbedaan yang signifikan. Jika ini adalah bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, saya bersedia untuk terus menggunakannya.”

Di SPBU Nghia Do milik PV Oil di Jalan Hoang Quoc Viet, pompa bahan bakar E10 beroperasi dengan lancar, menarik perhatian banyak pelanggan.

Ini adalah salah satu toko pertama yang dipilih untuk menjadi percontohan penjualan bensin E10 di Hanoi.

Bapak Thanh Minh, seorang pekerja kantoran di kelurahan Yen Hoa, juga percaya bahwa beralih ke bahan bakar nabati adalah tren yang tak terhindarkan.

Menurut para ahli energi, bensin E10 adalah campuran 10% etanol biofuel dan 90% bensin mineral, yang membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan efisiensi pembakaran, dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan hijau.

Penerapan penjualan bahan bakar E10 secara proaktif oleh SPBU di Hanoi tidak hanya membantu pasar beradaptasi dengan transisi bahan bakar nabati, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan tren konsumsi ramah lingkungan di masyarakat. Dari tanda E10 pada pompa bensin saat ini, transisi ke sumber energi ramah lingkungan secara bertahap menjadi kenyataan dalam kehidupan sehari-hari warga Hanoi.
Sumber: https://congthuong.vn/tu-hom-nay-e10-tro-thanh-lua-chon-moi-tai-cay-xang-tren-ca-nuoc-459281.html








Komentar (0)