Dengan ribuan buku yang dipamerkan, acara ini tidak hanya membantu pembaca mengakses karya-karya berharga dengan mudah, tetapi juga mendorong gerakan membaca yang lebih kuat di masyarakat.
Pada acara tersebut, stan Perusahaan Gabungan Buku dan Peralatan Sekolah Dak Lak menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan tata letak yang terorganisir secara ilmiah dan menarik perhatian, serta pilihan buku yang beragam dalam berbagai genre seperti sejarah, sains, sastra domestik dan internasional, dan buku anak-anak, area ini menciptakan ruang baca yang menarik, membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat untuk menemukan pengetahuan bagi semua usia.
| Para siswa memilih buku di stan Perusahaan Gabungan Buku dan Peralatan Sekolah Dak Lak . |
Bapak Truong Van Bang, Direktur Perusahaan Gabungan Buku dan Peralatan Sekolah Dak Lak, mengatakan bahwa perusahaan telah menyediakan lebih dari 20.000 buku kepada para pembaca. Selain berfokus pada konten, perusahaan juga menerapkan program diskon 30-50% untuk memudahkan pembaca memiliki buku favorit mereka. “Melalui kegiatan ini, kami berharap tidak hanya mempromosikan budaya membaca tetapi juga berkontribusi dalam menumbuhkan kecintaan terhadap buku di masyarakat, khususnya di kalangan siswa. Mengakses pengetahuan melalui buku tidak hanya membantu memperluas pemahaman tetapi juga menumbuhkan karakter dan membimbing gaya hidup positif bagi mereka,” ujar Bapak Bang.
Selain itu, acara tersebut juga mendapat partisipasi antusias dari kelompok siswa dari banyak sekolah di daerah tersebut. Ibu Nguyen Thi Huyen Trang, kepala sekolah yang bertanggung jawab atas Persatuan Pemuda di Sekolah Dasar Phan Chu Trinh (Kota Buon Ma Thuot), mengatakan: “Begitu kami menerima informasi tentang acara tersebut, sekolah secara proaktif mengembangkan rencana untuk menyelenggarakannya agar siswa dapat berpartisipasi sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mengenal banyak buku baru, meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan mereka, dan menciptakan fondasi yang baik untuk membentuk kebiasaan membaca jangka panjang.”
Menurut Ibu Trang, membawa siswa ke ruang baca terbuka seperti Festival Buku akan membantu mereka lebih menghargai nilai membaca. Alih-alih terbatas pada buku teks, mereka dapat mengakses kekayaan pengetahuan dari berbagai bidang, sehingga mengembangkan pemikiran independen, merangsang kreativitas, dan menumbuhkan kegembiraan dalam menjelajahi dunia di sekitar mereka.
Tran Quang Vinh, seorang siswa kelas 8A di Sekolah Menengah Trung Vuong (Kota Buon Ma Thuot), sangat gembira menemukan banyak jenis buku baru dan menarik. “Saat mengunjungi area pameran buku, saya belajar tentang banyak buku menarik tentang sejarah, kedaulatan maritim, dan pulau-pulau… Saya membeli beberapa untuk dibaca dan akan membawanya ke sekolah untuk diperkenalkan kepada teman-teman sekelas saya,” kata Vinh.
| Para siswa dari Sekolah Dasar Phan Chu Trinh (Kota Buon Ma Thuot) berkonsultasi dengan buku-buku di perpustakaan keliling Perpustakaan Provinsi Dak Lak. |
Pameran buku ini tidak hanya menarik banyak siswa, tetapi juga menjadi tempat pertemuan ideal bagi banyak pembaca pecinta buku di seluruh provinsi. Ibu Nguyen Thi Ly (45 tahun, Kelurahan Tu An, Kota Buon Ma Thuot) berbagi: “Seluruh keluarga saya suka membaca, jadi ketika kami mengetahui tentang pameran buku ini, kami datang bersama-sama untuk memilih dan membeli buku. Di sini, saya dan anak-anak saya menemukan banyak buku yang cocok untuk ditambahkan ke rak buku keluarga kami.”
Dengan kegiatan praktis, Festival Budaya Buku dan Membaca Provinsi Dak Lak ke-4 tahun 2025 tidak hanya membantu masyarakat memperluas pengetahuan mereka tetapi juga memotivasi setiap orang, terutama generasi muda, untuk membentuk kebiasaan membaca dan menemukan nilai-nilai spiritual tak ternilai yang dibawa oleh buku.
Sumber: https://baodaklak.vn/van-hoa-du-lich-van-hoc-nghe-thuat/202504/van-hoa-doc-va-tinh-yeu-voi-sach-97013a8/







Komentar (0)