
Sastra di tahun 2025 akan mencerminkan masyarakat sekaligus memperluas peluang bagi suara-suara baru, menunjukkan vitalitas dan keragaman dalam seni menulis - Foto: Unsplash
Karya sastra tahun ini tidak hanya mencerminkan perspektif artistik yang mendalam, tetapi juga memperluas lingkup pengaruh suara dari berbagai budaya, memungkinkan pembaca untuk mengakses beragam pengalaman yang kaya.
Penulis dan karya sastra terkenal
Salah satu peristiwa penting di tahun 2025 adalah Penghargaan Nobel Sastra yang diraih László Krasznahorkai. Krasznahorkai, seorang penulis Hungaria yang terkenal dengan gaya absurd, reflektif, dan filosofisnya, diakui atas karya-karyanya yang memiliki nilai artistik tinggi dan mencerminkan kecemasan mendalam tentang kehidupan dan kemanusiaan.
Novel-novelnya, seperti *The Dance of Satan* dan * The Melancholy of Resistance*, sangat dihargai karena struktur inovatif dan bahasa yang kaya, serta karena mampu membangkitkan berbagai macam emosi pada pembaca.

Penganugerahan Hadiah Nobel kepadanya mencerminkan pengakuan sastra internasional atas karya-karyanya yang penuh pemikiran mendalam, dalam konteks meningkatnya pengaruh budaya digital dan selera populer - Foto: AFP

Tahun ini, Penghargaan Booker 2025 diberikan kepada David Szalay untuk novelnya yang berjudul Flesh. Karya tersebut, yang menggambarkan pengalaman dan hubungan manusia modern, melanjutkan tradisi Penghargaan Booker dalam menghargai novel-novel yang ditulis dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di Inggris Raya atau Irlandia. - Foto: The Guardian

Sementara itu, International Booker Prize 2025 memberikan penghargaan kepada Heart Lamp: Selected Stories karya Banu Mushtaq, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Deepa Bhasthi. Ini menandai pertama kalinya sebuah karya dalam bahasa Kannada di India menerima pengakuan internasional. - Foto: LitFind - Bookscape
Antologi ini mengisahkan kehidupan dan pengalaman perempuan di India Selatan, membahas isu-isu patriarki, agama, dan masyarakat melalui 12 cerita. Penerjemah Bhasthi menyatakan bahwa terjemahan tersebut tidak hanya menyampaikan makna tetapi juga mempertimbangkan emosi, budaya, dan ritme bahasa, memastikan bahwa terjemahan tersebut setia pada aslinya dan mudah dipahami oleh pembaca internasional.
Penghargaan ini menyoroti peran penerjemahan dalam membawa suara-suara yang kurang dikenal ke khalayak global.
Selain penghargaan yang disebutkan di atas, tahun 2025 juga menyaksikan karya-karya yang mendapatkan penghargaan Pulitzer Prize dan Waterstones Book of the Year, yang mencerminkan keragaman genre dan tema.

Novel karya Percival Everett, James, yang memenangkan Penghargaan Pulitzer untuk Fiksi, menceritakan petualangan Huckleberry Finn dari sudut pandang tokoh Jim, membahas isu-isu diskriminasi rasial dan kebebasan individu. - Foto: USC Dornsife

Kategori Pulitzer untuk Fiksi lainnya memberikan penghargaan kepada karya-karya luar biasa dalam bidang sejarah, biografi, puisi, dan nonfiksi. Penghargaan Waterstones Book of the Year 2025 diberikan kepada "The Artist" karya Lucy Steeds, sebuah novel sejarah karya penulis muda Inggris, yang dipuji karena teknik penceritaannya dan kedalaman emosionalnya.
Pengamatan ini menunjukkan bahwa sastra kontemporer berfokus pada nilai artistik sekaligus mencerminkan masyarakat, sejarah, dan beragam pengalaman umat manusia.
Selain penulis-penulis mapan, suara-suara baru juga turut berkontribusi dalam memperkaya lanskap sastra global.

Penulis Roxane Gay dianugerahi Penghargaan Prestasi Seumur Hidup Sastra 2025, dan Daniel Kehlmann, yang diakui atas terjemahannya yang luar biasa, bersama dengan penulis muda dari budaya yang kurang dikenal, menciptakan gambaran beragam yang mencerminkan beragam suara, budaya, dan aksesibilitas yang luas. - Foto: Youtube
Perubahan dalam cara sastra disajikan dan didekati juga patut diperhatikan. Penerjemahan, penghargaan internasional, dan karya multikultural menciptakan peluang bagi penulis dan penerjemah muda untuk menjangkau khalayak global.
Interaksi antara penulis mapan dan penulis pendatang baru mengubah lanskap sastra dari yang didominasi nama-nama terkenal menjadi perpaduan antara tradisi dan inovasi.
Tahun 2025 tidak hanya akan menjadi tahun penghargaan bergengsi, tetapi juga saat di mana sastra internasional akan menjadi lebih dinamis, memperluas ruang bagi cerita multikultural, terjemahan yang canggih, dan suara-suara yang humanis.
Sumber: https://tuoitre.vn/van-hoc-the-gioi-2025-co-gi-noi-bat-20251222153647128.htm







Komentar (0)