Traktor dan kendaraan pertanian berlumpur yang kembali dari area produksi disemprot air untuk membersihkannya sebelum diizinkan berjalan di jalan provinsi - Foto: MINH TUAN
Berkat pencucian mobil ini, masyarakat dapat dengan yakin memproduksi dan memanen hasil pertanian, tanpa perlu khawatir didenda saat traktor memercikkan lumpur dan tanah ke jalan.
Membersihkan truk mie berlumpur
Diketahui puluhan hektare lahan singkong di Kecamatan Nguyen Trai sedang musim panen, traktor pengangkut singkong berjalan berisik dari ladang ke jalan sepanjang hari.
Jalan tanah menuju perkebunan singkong milik warga saat ini sedang diperbaiki dan sangat berlumpur. Traktor pengangkut singkong terus menerus keluar masuk, semuanya tertutup lumpur.
Banyak pengemudi khawatir akan didenda ketika traktor mereka menumpahkan lumpur dan tanah ke jalan, sehingga memengaruhi lalu lintas.
Mengetahui kekhawatiran masyarakat, Komite Rakyat Kecamatan Nguyen Trai mendirikan stasiun pencucian traktor untuk membantu masyarakat membersihkan lumpur sebelum mereka berangkat ke jalan provinsi.
Hal ini tidak hanya membatasi sanksi administratif, tetapi juga membantu melindungi lingkungan umum bagi banyak rumah tangga di Grup 3 dan Grup 4 dan memastikan keselamatan kendaraan yang melaju di jalan raya.
Bapak Tran Van Phuc, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Nguyen Trai, mengatakan bahwa untuk mengorganisir kegiatan pencucian traktor bagi warga, kelurahan telah menyiapkan tempat pencucian mobil dan menugaskan petugas secara bergantian. Tempat pencucian mobil tersebut ditempatkan tepat di lokasi traktor sedang bersiap menuju jalan provinsi.
Pasukan yang terlibat adalah tim keamanan akar rumput, milisi, dan polisi distrik. Di antara mereka, satu kelompok bertugas mencuci mobil, sementara kelompok lainnya bertugas mengatur lalu lintas agar pekerjaan dapat berlangsung lancar dan cepat.
Kepala kelurahan menginformasikan bahwa tempat cuci mobil akan beroperasi hingga jumlah kendaraan yang digunakan warga untuk memanen singkong berkurang. Pemerintah telah menetapkan jadwal tugas dan cuci mobil agar petugas yang terlibat dapat memastikan pekerjaan yang ditugaskan.
Traktor yang baru pulang dari ladang disemprot bersih oleh petugas yang bertugas di pos pemeriksaan - Foto: MINH TUAN
Pencucian mobil ini telah beroperasi selama lebih dari seminggu dan telah meninggalkan kesan yang mendalam bagi warga setempat dan para pemilik traktor. Warga setempat mengapresiasi dan mendukung bantuan pemerintah desa.
Para pengemudi...senang dengan denda 30.000 VND, orang-orang senang menjaga kebersihan jalan
Setiap hari, tempat cuci mobil ini menerima dan melayani puluhan traktor, memastikan kendaraan bersih saat digunakan di jalan. Untuk setiap pencucian selama 20 menit, tempat cuci mobil ini mengumpulkan 30.000 VND untuk membayar listrik, air, serta sewa mesin dan peralatan dari warga.
Bapak Nguyen Ngoc Tuan, warga Grup 4, Kelurahan Nguyen Trai, mengatakan bahwa jalan menuju area pertanian sedang dalam perbaikan saat ini, dan kondisinya sangat becek selama musim hujan. Berkat adanya tempat cuci mobil ini, warga merasa sangat aman saat berkendara menuju jalan provinsi, tanpa khawatir mengganggu orang lain.
Sementara itu, Bapak Linh Cuong, warga Kecamatan Vinh Quang menuturkan, sejak dibukanya tempat pencucian mobil ini, kejadian lumpur yang jatuh ke jalan provinsi sudah tidak terjadi lagi.
Setiap pengemudi hanya mengeluarkan biaya sekitar 30.000 VND untuk mencuci mobilnya secara menyeluruh dan bersih.
Hal ini juga membantu menjaga kebersihan umum di area tersebut dan keselamatan kendaraan yang melintas. Masyarakat sangat antusias menerima dukungan dari pemerintah.
Sebagai salah satu peserta cuci mobil, Bapak Tran Van Chau, Satpam Kelurahan Nguyen Trai menyampaikan, meski baru berdiri beberapa waktu, tempat cuci mobil ini sudah mendapat dukungan dari masyarakat, pemilik lahan pertanian, dan pengemudi traktor.
Petugas pencucian mobil bertugas setiap hari untuk memastikan semua traktor bersih dan bebas lumpur sebelum melaju di jalan.
"Awalnya, kami kesulitan mencuci mobil karena keterbatasan peralatan dan pengalaman. Namun, kini pekerjaan mencuci dan mengoordinasi mobil menjadi lebih terorganisir, menghemat waktu untuk keluar masuk mobil, dan mencegah kemacetan lalu lintas," ujar Bapak Chau.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/vi-sao-tai-xe-may-cay-o-kon-tum-phan-khoi-moi-khi-bi-phat-30-000-dong-20240818151917228.htm
Komentar (0)