Ini adalah langkah strategis dalam rencana Vietnam Airlines untuk memperluas jaringan penerbangan internasionalnya, dan juga berkontribusi untuk memperkuat hubungan antara Vietnam dan Belanda, salah satu pusat ekonomi, logistik, dan transit udara terpenting di Eropa.

Pesawat berbadan lebar Airbus A350 milik Vietnam Airlines akan digunakan untuk penerbangan langsung yang menghubungkan Hanoi dan Amsterdam.
Bapak Nguyen Quang Trung, Wakil Direktur Jenderal Vietnam Airlines, mengatakan bahwa mulai 16 Juni 2026, maskapai ini akan mengoperasikan tiga penerbangan pulang pergi per minggu pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A350.
Menurut Bapak Trung, rute langsung Hanoi-Amsterdam merupakan tonggak penting dalam strategi Vietnam Airlines untuk mengembangkan jaringan penerbangan Eropa. Kehadiran di salah satu pusat penerbangan terbesar di dunia tidak hanya memperluas peluang bisnis bagi maskapai, tetapi juga berkontribusi untuk memperkuat hubungan ekonomi , perdagangan, investasi, dan hubungan antar masyarakat antara Vietnam dan Belanda, serta seluruh kawasan Eropa.
Belanda saat ini merupakan mitra dagang terbesar Vietnam di Eropa, dengan impor dari Vietnam melebihi US$11 miliar pada tahun 2025, dan juga merupakan investor Eropa terkemuka di Vietnam dengan total modal sekitar US$16 miliar. Komunitas yang terdiri dari hampir 27.000 warga Vietnam yang tinggal, belajar, dan bekerja di Belanda juga menciptakan permintaan yang stabil untuk perjalanan antara kedua negara.

Peluncuran rute Hanoi-Amsterdam akan meningkatkan jumlah total rute langsung yang menghubungkan Vietnam ke Eropa menjadi 12, melayani 8 destinasi.
Menurut data pasar, volume penumpang dua arah antara Belanda dan Vietnam mencapai lebih dari 122.000 pada tahun 2024 dan diperkirakan akan terus tumbuh pada tahun 2025; rute Hanoi – Amsterdam saja mencatat peningkatan lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam konteks meningkatnya permintaan perjalanan antara Eropa dan Asia Tenggara, pengoperasian penerbangan langsung dianggap sebagai solusi efektif untuk mempersingkat waktu perjalanan, mengurangi waktu transit, dan meningkatkan pengalaman penumpang.
Selain transportasi penumpang, rute baru ini juga membuka peluang besar untuk transportasi kargo, terutama untuk ekspor Vietnam bernilai tinggi ke pasar Eropa seperti elektronik, tekstil, produk pertanian segar, dan makanan laut. Koneksi langsung membantu mempersingkat waktu pengiriman, mengoptimalkan rantai pasokan, dan meningkatkan daya saing bisnis Vietnam.
Peluncuran rute Hanoi-Amsterdam akan meningkatkan jumlah total rute langsung yang menghubungkan Vietnam ke Eropa menjadi 12, dengan 8 destinasi (Paris, Frankfurt, London, Munich, Milan, Copenhagen, Moskow, Amsterdam), yang semakin menegaskan peran Vietnam Airlines sebagai jembatan udara yang andal antara Vietnam dan dunia. Melalui jaringan penerbangan internasionalnya yang terus berkembang, maskapai ini tidak hanya menyediakan pilihan perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang, tetapi juga secara aktif berkontribusi pada proses integrasi, pembangunan ekonomi, dan promosi citra Vietnam di kancah internasional.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/vietnam-airlines-mo-duong-bay-thang-tu-ha-noi-den-ha-lan/20260209102128582







Komentar (0)