Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Washington memberlakukan tarif 25%, India menunda pembelian P-8 Poseidon.

India telah menangguhkan sementara pembelian enam pesawat P-8I Poseidon dari AS, setelah Washington memberlakukan tarif 25%, yang menyebabkan biaya meroket dan ketegangan bilateral meningkat.

Báo Khoa học và Đời sốngBáo Khoa học và Đời sống12/08/2025

1-anh-militarnyi.jpg
Kementerian Pertahanan India telah memutuskan untuk menangguhkan negosiasi pembelian enam pesawat patroli anti-kapal selam Boeing P-8I Poseidon. Alasan utamanya adalah tarif 25% yang dikenakan AS pada barang impor dari India, yang telah meningkatkan biaya pembelian pesawat tersebut lebih dari 50%. Ini merupakan dampak langsung dari kebijakan perdagangan ketat yang diprakarsai oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
2-anh-wikipedia.jpg
Perintah tarif ini, yang diterapkan oleh AS mulai 6 Agustus 2025, bertujuan untuk menekan India agar mengurangi impor minyaknya dari Rusia dan menurunkan aktivitas pengadaan pertahanan yang terkait dengan Rusia. Di tengah hubungan yang semakin tegang antara Washington dan Delhi, keputusan untuk menangguhkan sementara kontrak pembelian pesawat P-8I dapat dilihat sebagai respons India terhadap tekanan dari AS.
3-anh-militarnyi.jpg
Kontrak pembelian enam pesawat P-8I Poseidon, yang awalnya bernilai $2,42 miliar, disetujui oleh Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS pada tahun 2021. Namun, karena dampak inflasi yang tajam dan tarif baru, biaya kontrak telah meningkat hampir 50%, menjadi sekitar $3,6 miliar, yang mendorong pemerintah India untuk mempertimbangkan kembali.
4-anh-wkikipedia.jpg
Sebelumnya, Angkatan Laut India mengoperasikan total 12 pesawat P-8I, aset militer paling berharga yang pernah dibeli negara itu dari Amerika Serikat. Pesawat-pesawat ini memainkan peran penting dalam patroli maritim dan peperangan anti-kapal selam, terutama dalam konteks kawasan Indo-Pasifik yang semakin strategis dan bergejolak.
5-anh-wikipedia-4211.jpg
Yang perlu dicatat, India menandatangani kontrak untuk membeli delapan pesawat P-8I pada tahun 2009, senilai total $2,2 miliar. Pada tahun 2016, mereka memesan empat pesawat lagi senilai $1 miliar. Pesawat-pesawat ini menggantikan armada Tu-142M buatan Soviet, yang bertugas di Angkatan Udara Angkatan Laut India dari tahun 1988 hingga 2017.
9.jpg
Namun, pengadaan peralatan pertahanan dari AS masih terbatas. Salah satu alasan utamanya adalah AS dianggap sebagai pemasok yang tidak dapat diandalkan, dan negara tersebut memberlakukan kontrol ketat terhadap penggunaan peralatan militer. Hal ini telah mencegah India untuk mempertimbangkan secara serius pembelian jet tempur generasi kelima F-35 dari AS.
7-5427.jpg
Sebaliknya, India cenderung memilih jet tempur Su-57 Rusia, yang mana Kementerian Pertahanan Rusia telah memberikan akses penuh ke kode sumber teknis yang sensitif. Tingkat otonomi dan kepercayaan yang dimiliki India dan Rusia satu sama lain sangat berbeda dari hubungan antara India dan Amerika Serikat.
8-3040.jpg
Sementara itu, meskipun Rusia pernah memasok India dengan pesawat tempur anti-kapal selam jarak jauh canggih selama era Soviet, India saat ini kekurangan pesawat yang sebanding dengan kemampuan P-8I. Hal ini memaksa Angkatan Laut India untuk meningkatkan kapasitas operasional dan ketersediaan pesawat P-8I yang ada untuk mengimbangi kekurangan tersebut.
9-3229.jpg
Selain itu, kemungkinan pengembangan bersama pengganti P-8I dengan Rusia tetap terbuka, tetapi hal itu tidak mudah dan membutuhkan waktu lama serta sumber daya yang signifikan. Kegagalan untuk mendapatkan kontrak baru dengan Boeing dapat menjadi kemunduran besar bagi industri kedirgantaraan Amerika.
10-9185.jpg
Selain itu, mengganggu hubungan pertahanan dan strategis antara AS dan India dapat menjadi bumerang, dan menjadi hambatan serius bagi strategi Indo-Pasifik AS, yang memandang India sebagai mitra kunci dalam membendung pengaruh China.
11-644.jpg
Di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS, Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengumumkan rencana untuk melakukan kunjungan pertamanya ke China dalam tujuh tahun. Memperkuat hubungan dengan negara tetangga raksasa itu dapat secara signifikan merugikan kepentingan AS dan sekutu Baratnya di kawasan tersebut.
12-8432.jpg
Singkatnya, keputusan India untuk menghentikan sementara pembelian pesawat P-8I tidak hanya mencerminkan dampak langsung dari kebijakan tarif AS, tetapi juga menunjukkan strategi India untuk mendiversifikasi mitra pertahanan dan ekonominya di tengah lanskap geopolitik yang semakin kompleks dan sangat kompetitif di kawasan Indo-Pasifik.
Jam Tangan Militer
Tautan artikel asli Salin tautan
https://militarywatchmagazine.com/article/india-cancels-purchase-p8i-tensions-us

Sumber: https://khoahocdoisong.vn/washington-ap-thue-25-an-do-hoan-mua-p-8-poseidon-post2149044845.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan di usia tua

Kegembiraan di usia tua

Sisi mesin jahit tua

Sisi mesin jahit tua

Wanita dari desa nelayan

Wanita dari desa nelayan