
Stadion MetLife (New York) akan menjadi tempat penyelenggaraan final Piala Dunia 2026 - Foto: REUTERS
Hanya dalam beberapa minggu lagi, Piala Dunia 2026 akan resmi dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dalam skala terbesar dalam sejarah sepak bola. Menurut FIFA, turnamen ini akan menampilkan total 104 pertandingan di 16 stadion, menandai pertama kalinya Piala Dunia diikuti oleh 48 tim.
Keunggulan luar biasa dari kawasan Amerika Utara
Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dan akan mencakup tiga negara Amerika Utara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini juga akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah FIFA bahwa Piala Dunia diselenggarakan bersama oleh tiga negara, meningkatkan jumlah pertandingan menjadi 104, yang diadakan di 16 stadion di seluruh Amerika Utara.
Keunggulan terbesar Amerika Utara terletak pada infrastrukturnya yang sudah berkembang dengan baik. Sebagian besar stadion yang digunakan untuk Piala Dunia sudah menjadi kandang bagi tim sepak bola NFL atau acara olahraga besar lainnya, sehingga tidak perlu banyak pembangunan baru seperti pada Piala Dunia sebelumnya.
Hal ini secara signifikan mengurangi risiko pemborosan infrastruktur bagi ketiga negara tuan rumah setelah turnamen. Ini merupakan poin utama perselisihan di Brasil 2014 dan Afrika Selatan 2010, ketika banyak stadion menelan biaya miliaran dolar tetapi sebagian besar dibiarkan tidak digunakan setelah Piala Dunia.
Selain infrastruktur olahraganya, Amerika Utara juga memiliki salah satu sistem transportasi dan layanan pariwisata terkemuka di dunia . Kota-kota seperti New York, Los Angeles, Toronto, dan Mexico City mampu menampung sejumlah besar wisatawan internasional berkat jaringan bandara, hotel, dan transportasi umum yang luas.
Kawasan ini juga memiliki pengalaman organisasi yang signifikan. Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994, Meksiko menjadi tuan rumah pada tahun 1970 dan 1986, sementara Kanada secara rutin menjadi tuan rumah turnamen FIFA besar di tingkat sepak bola usia muda dan wanita.
Selain itu, fakta bahwa turnamen ini berlangsung di berbagai zona waktu dan kota besar juga membuat Piala Dunia 2026 mudah diakses oleh khalayak televisi global yang sangat besar. Ini dianggap sebagai salah satu alasan mengapa FIFA menilai Piala Dunia 2026 memiliki potensi komersial tertinggi dalam sejarah turnamen tersebut.
Dampak dahsyat Piala Dunia 2026 terhadap Amerika Utara

Pengaruh Piala Dunia meluas melampaui lingkup sebuah acara olahraga - Foto: WEGO
Dampak paling nyata dari Piala Dunia 2026 terletak pada sektor ekonomi dan pariwisata. Dengan lebih dari 100 pertandingan yang berlangsung selama lebih dari sebulan, Amerika Utara diprediksi akan menyambut jumlah penggemar internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Piala Dunia.
Menurut laporan Dana Moneter Internasional (IMF) tentang Piala Dunia 2022, pengeluaran dari wisatawan dan pendapatan terkait turnamen tersebut membantu meningkatkan perekonomian Qatar sekitar 1% dari PDB-nya dalam jangka pendek. IMF juga menyatakan bahwa acara olahraga berskala besar seringkali memiliki efek domino yang kuat pada sektor jasa, akomodasi, ritel, dan transportasi.
Dengan skala yang jauh lebih besar daripada Qatar 2022, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menghasilkan pendapatan yang sangat besar bagi kota-kota tuan rumah di Amerika Utara. Industri seperti hotel, maskapai penerbangan, transportasi, makanan dan minuman, serta hiburan hampir pasti akan mendapat manfaat besar dari lonjakan jumlah wisatawan musim panas ini.
Di luar dampak ekonominya, Piala Dunia 2026 dapat secara mendalam mengubah kehidupan budaya di Amerika Utara, khususnya di Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun, sepak bola dianggap sebagai olahraga yang kurang menonjol dibandingkan dengan sepak bola Amerika, bola basket, atau bisbol di negara tersebut.
Namun, kebangkitan MLS dan masuknya imigran Amerika Latin telah membuat sepak bola semakin populer selama dua dekade terakhir. Para ahli percaya bahwa Piala Dunia 2026 dapat menjadi titik balik, membawa sepak bola lebih dekat ke status arus utama di Amerika Serikat.
Festival jalanan dan kegiatan pertukaran budaya juga diharapkan dapat mengubah banyak kota di Amerika Utara menjadi pusat budaya internasional selama turnamen berlangsung. Ini adalah skenario yang jelas terlihat di Rusia 2018 dan Qatar 2022, ketika Piala Dunia melampaui ranah olahraga untuk menjadi acara budaya global.
Meksiko kemungkinan akan menjadi tempat yang menciptakan atmosfer sepak bola paling meriah di Piala Dunia 2026. Budaya penggemar yang penuh semangat, musik Latin, dan festival jalanan di Mexico City atau Guadalajara diprediksi akan menjadi momen-momen tak terlupakan dalam turnamen tersebut.
Namun, Piala Dunia 2026 juga menghadirkan banyak tantangan bagi Amerika Utara dalam beberapa tahun mendatang. Harga hotel, transportasi, dan layanan di kota-kota penyelenggara diproyeksikan akan meningkat tajam karena permintaan yang sangat besar dari wisatawan internasional.
Sumber: https://tuoitre.vn/world-cup-2026-tac-dong-den-bac-my-nhu-the-nao-20260524233417693.htm







Komentar (0)