
Ini adalah program sosial berskala nasional yang bertujuan untuk meningkatkan akses siswa terhadap pengetahuan dan sebagai respons terhadap Hari Budaya Buku dan Membaca Vietnam.
Dalam acara tersebut, Phan Viet Hung, Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Anak-Anak dan Pelopor Pemuda, menyatakan: Dalam strategi pembangunan nasional, khususnya di era kemajuan nasional, Partai dan Negara selalu mengidentifikasi manusia dan pengetahuan sebagai unsur sentral dan penggerak penting bagi pembangunan berkelanjutan. Dari tahun 2014 hingga saat ini, Hari Budaya Buku dan Membaca Vietnam (21 April setiap tahun) selalu menjadi kesempatan penting untuk menegaskan peran buku dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, mengembangkan pemikiran, pendidikan , dan sekaligus menumbuhkan karakter manusia. Dengan semangat tersebut, acara hari ini bertujuan untuk berkontribusi dalam mempromosikan gerakan membaca dan mengembangkan budaya membaca di masyarakat; membangun lingkungan belajar yang positif mulai dari keluarga hingga lembaga, organisasi, dan sekolah.
Dalam konteks upaya negara untuk mengembangkan sumber daya manusia berkualitas tinggi, pengetahuan dan budaya membaca terus diidentifikasi sebagai fondasi yang sangat penting. Namun, realitas di banyak daerah menunjukkan bahwa akses siswa terhadap buku, surat kabar, dan ruang baca masih terbatas, terutama di daerah yang kurang beruntung. Proyek "1.000 Perpustakaan Pengetahuan untuk Anak-Anak" didirikan untuk berkontribusi dalam mengatasi situasi ini, secara bertahap menciptakan lingkungan belajar yang ramah di mana siswa dapat mengakses pengetahuan, membentuk kebiasaan membaca, dan berkembang secara komprehensif.
Dilaksanakan selama lebih dari 10 tahun (dari 2026-2035), proyek ini bertujuan untuk membangun dan menyumbangkan 1.000 perpustakaan di sekolah-sekolah di seluruh negeri. Setiap perpustakaan akan dirancang sesuai dengan model standar, termasuk: sistem berisi 500-1.000 buku, surat kabar, dan publikasi yang sesuai dengan kelompok usia siswa; peralatan pendukung pembelajaran (berdasarkan kebutuhan praktis dan sumber pendanaan, diharapkan mencakup komputer desktop dan peralatan proyeksi); dan ruang baca yang ramah dan mudah diakses.

Proyek ini diimplementasikan melalui mekanisme sosialisasi, dengan memprioritaskan daerah-daerah kurang mampu yang tidak memiliki akses terhadap beragam buku dan publikasi dengan konten yang sesuai untuk anak-anak dan siswa, sekaligus memastikan pemanfaatan dan penggunaan yang efektif dan jangka panjang.
Pada acara tersebut, Panitia Penyelenggara meluncurkan kampanye: "Donasikan Buku - Buka Masa Depan" untuk mendorong anak-anak dan siswa di seluruh negeri untuk menyumbangkan buku dan surat kabar, sehingga menyebarkan semangat berbagi pengetahuan dan menghubungkan masyarakat.
Lebih dari sekadar menyumbangkan perpustakaan, proyek ini bertujuan untuk membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan di dalam sekolah, di mana membaca menjadi kebiasaan, kebutuhan, dan kegembiraan bagi siswa. Setiap perpustakaan yang didirikan bukan hanya fasilitas pendidikan, tetapi juga hasil dari upaya kolektif seluruh masyarakat, yang berkontribusi dalam membangun fondasi pengetahuan bagi generasi muda Vietnam.
Sumber: https://baotintuc.vn/giao-duc/1000-thu-vien-tri-thuc-cho-em-20260421181409006.htm







Komentar (0)