Dua kapal perang Rezky dan Pahlawan Federasi Rusia Aldar Tsydenzhapov saat singgah di pelabuhan Indonesia pada bulan November 2024
Kantor berita RIA pada 3 Februari mengutip pernyataan dari Armada Pasifik Rusia yang mengatakan bahwa dua kapal perang dan satu kapal pasokan negara ini akan melakukan latihan anti-kapal selam dan pertahanan udara di kawasan Asia-Pasifik.
"Sebagai bagian dari latihan tempur mendatang, fregat Rezky dan Pahlawan Federasi Rusia Aldar Tsydenzhapov akan melaksanakan sejumlah latihan di kawasan Asia- Pasifik , termasuk pertahanan udara maritim dan pencarian serta penghancuran kapal selam musuh simulasi," demikian pernyataan tersebut.
Sebelumnya pada bulan Juli 2024, Rusia mengirim kapal Rezky dan fregat Gromky untuk melakukan latihan di wilayah tersebut, termasuk aktivitas anti-kapal selam dan menangkis serangan kendaraan udara tak berawak (UAV) musuh hipotetis.
Fregat Rezky ditugaskan ke Armada Pasifik Rusia pada September 2023. Kapal tersebut dapat melawan kapal selam dan kapal permukaan musuh, menyerang target pesisir, dan melawan pesawat musuh, menurut media Rusia.
Pahlawan Federasi Rusia Aldar Tsydenzhapov ditugaskan pada Desember 2020. Menurut Sputnik, kedua kapal tersebut merupakan bagian dari Proyek 20380 yang dirancang oleh Biro Desain Angkatan Laut Almaz Rusia untuk menjalankan misi perang anti-kapal selam dan anti-kapal.
Korvet proyek ini memiliki bobot benaman 2.220 ton dan panjang 104 m. Korvet ini dapat mengangkut hampir 100 pelaut, mencapai kecepatan maksimum 27 knot, beroperasi di laut selama 15 hari, dan dapat mengangkut helikopter Ka-27.
Dibangun dari bahan komposit, kelas kapal ini sangat fleksibel dan mudah bermanuver, dilengkapi dengan sistem radar sonar, senjata seperti meriam angkatan laut A-190 100 mm, peluru kendali, torpedo, dan sistem senjata jarak dekat otomatis versi angkatan laut AK-630 30 mm.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/2-tau-chien-nga-tap-tran-san-ngam-o-chau-a-thai-binh-duong-185250203094600427.htm
Komentar (0)