Pada malam tanggal 10 Agustus, konser "Tanah Air di Hati" berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, menarik 50.000 penonton.
Berbicara pada acara tersebut, Tn. Le Quoc Minh - Anggota Komite Sentral Partai, Pemimpin Redaksi Surat Kabar Nhan Dan, Wakil Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, Presiden Asosiasi Jurnalis Vietnam - menekankan bahwa Tanah Air di Hati bukan sekadar program seni sederhana, tetapi juga simfoni patriotisme yang menggabungkan musik, pertunjukan panggung, dan seni.
"Tanah Air—dua kata suci—bukan hanya tempat kita dilahirkan dan dibesarkan, tetapi juga menyimpan tradisi, budaya, dan sejarah bangsa. Karena itu, Tanah Air selalu ada di hati setiap orang, selalu menjadi sumber kebanggaan untuk melanjutkan kejayaan masa lalu, menciptakan nilai-nilai kemanusiaan di masa kini, dan meraih masa depan yang cemerlang," ujar Bapak Le Quoc Minh.
Dalam lebih dari 2 jam, program "Tanah Air di Hati" dibagi menjadi tiga bab, menggambarkan kembali sejarah 80 tahun pembangunan, pembelaan, dan pengembangan negara rakyat Vietnam.
Dalam bab 1 - "Bentuk Negara", penonton tergerak oleh lagu-lagu yang memuji revolusi dan perang panjang bangsa seperti "19 Agustus", "Korps Pertahanan Nasional", "Panggilan Pasukan Terjun Payung", "Jalan Menuju Garis Depan".
Pada bab 2, lagu-lagu seperti "Melodi Kebanggaan", "Teruslah Menulis Kisah Perdamaian ", "Siapa yang Mencintai Paman Ho Chi Minh Lebih dari Anak-anak", "Paman Ho, Orang yang Memberiku Segalanya", yang sudah tidak asing lagi bagi banyak generasi masyarakat Vietnam, bergema dan membangkitkan rasa patriotisme di setiap penonton.
Bab 3, berjudul "Tanah Air di Hati," menutup acara dengan banyak pertunjukan yang bersemangat dan emosional seperti "Aku Cinta Vietnam," "Hidup Selanjutnya Tetaplah Orang Vietnam," dan "Seputaran Vietnam."
Khususnya, penampilan penyanyi terkenal seperti Toc Tien, Thanh Duy, Ha Le dipadukan dengan artis veteran seperti Artis Rakyat Thu Huyen dan Artis Berjasa Dang Duong menghadirkan pengalaman musik yang beragam dan kaya.
Menutup acara, lagu "Seakan-akan Paman Ho ada di sini pada hari kemenangan besar" bergema, menyatu dengan suasana meriah ribuan orang.
Diselingi dengan pertunjukan seni, penonton berkesempatan mengagumi parade 68 prajurit yang mewakili angkatan bersenjata Vietnam dalam parade perayaan 80 tahun Hari Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya di Lapangan Merah (Rusia).
Selain itu, tokoh olahraga berprestasi yang telah membantu Vietnam bersinar di kancah internasional juga dihormati dalam program tersebut.
Para atlet yang disambut penonton di atas panggung adalah Le Van Cong - atlet pertama olahraga disabilitas Vietnam yang memenangkan medali di Paralimpiade Paris 2024; Nguyen Thi Anh Vien - "perenang" renang Vietnam yang terkenal, simbol kegigihan dan penaklukan; Nguyen Quang Hai - yang membuat tanda bersejarah bagi sepak bola negara itu; Atlet Karate Nguyen Ngoc Tram - pemilik medali emas ASIAD ke-19 dan juara Asia 2025; penembak Pham Quang Huy - atlet Vietnam pertama yang memenangkan medali emas dalam menembak di ASIAD.
Menjelang pertunjukan, para penonton bersama-sama menyanyikan lagu-lagu abadi, menerangi lampu-lampu kilat yang mengubah stadion menjadi lautan cahaya yang berkilauan. Setiap orang bukan sekadar penonton, melainkan bagian dari pertunjukan, detak jantung di jantung Tanah Air, mewarnai panggung dengan penuh makna.
Sumber: https://baoquangninh.vn/50-000-khan-gia-hoa-chung-nhip-dap-hoa-chung-tieng-hat-trong-giai-dieu-to-quoc-3370972.html
Komentar (0)