Menurut Dr. Do Thi Phuong Ha, Institut Gizi Nasional, di Surat Kabar Lao Dong, sebagian besar orang Vietnam memiliki kebiasaan makan banyak nasi, makan nasi membantu mereka merasa kenyang lebih lama dan memiliki kesehatan yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.
Namun, kebanyakan orang tidak tahu bahwa nasi mengandung banyak gula. Oleh karena itu, mengonsumsi nasi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi. Hal ini juga merupakan penyebab utama komplikasi berbahaya yang memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup.
Menurut informasi dari Institut Keamanan Pangan, meskipun nasi putih merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak nilai gizi, mengonsumsinya terlalu banyak dapat memengaruhi kesehatan Anda.
Nasi putih merupakan makanan yang menyediakan energi. (Ilustrasi)
Apakah makan nasi putih buruk bagi kesehatan Anda?
Berikut ini beberapa efek berbahaya akibat mengonsumsi nasi putih terlalu banyak.
Rentan terhadap gangguan metabolisme
Sebuah studi tentang efek buruk makan nasi putih berlebihan di Korea menunjukkan bahwa orang yang rutin makan nasi putih dalam jangka panjang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit metabolik dibandingkan kelompok lain. Makan nasi putih berlebihan juga berisiko tinggi mengalami obesitas atau gangguan lipid.
Menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas
Makan terlalu banyak nasi putih juga dapat menyebabkan kelebihan energi yang dapat memicu obesitas.
rentan terhadap diabetes
Menurut ahli gizi, makan banyak nasi putih di negara-negara Asia merupakan salah satu kebiasaan buruk penyebab diabetes.
Efek samping pertama dari makan nasi putih terlalu banyak adalah produksi glukosa. Jika Anda kurang gerak, glukosa ini akan menumpuk dan menyebabkan diabetes.
Para ilmuwan di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard mempelajari 350.000 orang selama 20 tahun dan menyimpulkan bahwa makan semangkuk nasi putih setiap hari meningkatkan risiko diabetes sebesar 11%. Hal ini juga menjadi alasan mengapa negara-negara Asia memiliki tingkat diabetes yang lebih tinggi daripada negara-negara Eropa.
Mudah lelah, lesu
Jika Anda sering merasa lelah, lesu atau bekerja lebih lambat, mungkin karena Anda makan terlalu banyak nasi putih pada makanan sebelumnya.
Ketika Anda makan nasi putih terlalu banyak, sebagian nasi akan diubah menjadi energi bagi tubuh, sementara kelebihan energi lainnya akan terakumulasi di kelompok otot. Banyaknya energi yang terakumulasi di kelompok otot menyebabkan kelebihan energi dan berkurangnya pergerakan.
Membuat Anda merasa lapar palsu
Rasa lapar palsu adalah kondisi di mana Anda merasa kenyang tetapi masih ingin makan lebih banyak. Perasaan ini muncul ketika Anda mengonsumsi terlalu banyak pati dalam sehari. Hal ini menyebabkan berat badan Anda meningkat pesat dan Anda berisiko tinggi terkena beberapa penyakit metabolik seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
Gangguan mental, sering mudah tersinggung
Ketika Anda makan terlalu banyak nasi, tubuh Anda akan mengeluarkan lebih banyak hormon insulin untuk menstabilkan gula darah. Kelebihan hormon insulin dalam darah akan membuat Anda mudah tersinggung, bahkan tidak dapat mengendalikan tindakan Anda. Beberapa kasus yang lebih parah dapat menyebabkan gangguan psikologis serius.
Selalu punya nafsu makan
Meskipun nasi putih memberi tubuh energi berlebih, jika Anda tidak mengonsumsi cukup nutrisi, Anda akan selalu merasa lapar, sehingga Anda tidak dapat mengendalikan berat badan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)