Komponen-komponen tanaman Physalis
Sebuah artikel di situs web Rumah Sakit Umum Medlatec, dengan konsultasi medis dari Dr. Duong Ngoc Van, menyatakan bahwa banyak penelitian menunjukkan bahwa tanaman Physalis tidak beracun. Batang dan buah tanaman Physalis digunakan sebagai tanaman obat.
Buah tanaman Physalis terutama terdiri dari serat, lemak, protein, gula, Vitamin C, dan mineral (belerang, besi, seng, magnesium, kalsium, fosfor, klorin, natrium, dll.). Batangnya mengandung Physalin AD, Physagulin AG, dan alkaloid.
Physalis memiliki rasa pahit dan menyegarkan, dan buahnya sedikit asam; dapat digunakan sebagai sayuran. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, semua bagian tanaman physalis, seperti batang, buah, daun, dan akar, dapat digunakan sebagai obat. Tanaman physalis dapat digunakan dalam keadaan segar atau kering.
Apa manfaat mengonsumsi physalis (bougainvillea rebus)?
Tanaman Physalis dikenal digunakan sebagai obat untuk mengobati berbagai penyakit seperti:
Mendukung kesehatan kardiovaskular.
Physalis mengandung vitamin C dalam jumlah melimpah, yang efektif dalam melawan radikal bebas yang merusak pembuluh darah. Ini membantu mengatur pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Bersama dengan vitamin A, Physalis dapat membantu mengontrol kadar kolesterol darah dan memperbaiki kondisi yang berkaitan dengan darah.
Mengonsumsi physalis (bougainvillea yang direbus) sangat baik untuk kesehatan Anda.
Mendukung pengobatan kanker
Salah satu kegunaan luar biasa dari tanaman Physalis adalah kemampuannya untuk membunuh sel kanker. Komponen dalam Physalis, terutama vitamin C, dapat secara efektif mendukung pengobatan kanker, khususnya kanker paru-paru, lambung, hati, usus besar, dan nasofaring.
Baik untuk mata
Physalis relatif kaya akan vitamin A, yang sangat baik untuk kesehatan mata. Vitamin A membantu mencegah mata kering, menjaga kesehatan retina, dan mencegah katarak. Menggunakan physalis dengan benar juga merupakan cara untuk meningkatkan kesehatan mata.
Menurunkan demam, mengobati pilek.
Dalam pengobatan tradisional, tanaman Physalis dikenal sebagai obat yang cukup efektif untuk menurunkan demam pada anak-anak. Selain itu, tanaman ini kaya akan vitamin esensial, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki kesehatan, dan mencegah infeksi.
Selain itu, tanaman Physalis memiliki banyak kegunaan lain dalam mencegah dan mengobati penyakit saluran kemih tertentu, penyakit pernapasan, dan bisul. Namun, penggunaan tanaman Physalis sebagai obat harus dilakukan dengan benar dan dalam dosis yang tepat.
Obat-obatan dari tanaman Physalis
Menurut Dokter Umum Bui Dac Sang, Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam, Asosiasi Pengobatan Tradisional Hanoi , tanaman Physalis umumnya digunakan untuk mengobati pilek dan demam, sakit tenggorokan, batuk berdahak berlebihan, serta mual dan muntah.
- Anda dapat menggunakan 20-40g herba kering untuk membuat rebusan untuk diminum. Untuk penggunaan luar, herba ini mengobati bisul payudara dan karbunkel.
- Hancurkan 40-80g tanaman segar, peras sarinya lalu minum; gunakan ampas yang tersisa sebagai kompres atau rebus dalam air untuk mencuci.
- Buah Physalis dapat dimakan dan digunakan untuk mengobati batuk yang disebabkan oleh panas dan dahak, edema, dan dioleskan secara eksternal untuk mengobati bisul.
- Akar segar yang dimasak dengan jantung babi dan cinnabar dapat menyembuhkan diabetes.
Di India, seluruh bagian tanaman digunakan sebagai diuretik; daunnya digunakan untuk mengobati gangguan lambung.
Orang yang sering bepergian di laut sebaiknya mengonsumsi buah ini secara teratur karena buah ini sangat kaya akan vitamin C dan B1, serta provitamin A, sehingga baik untuk tubuh dan berpotensi menyembuhkan penyakit kudis, karena tidak ada buah-buahan yang tersedia di laut.
Sumber: https://vtcnews.vn/an-rau-tam-bop-co-tac-dung-gi-ar913292.html






Komentar (0)