Pada malam tanggal 13 Agustus, babak final The Face Vietnam 2023 berlangsung di Kota Ho Chi Minh, dengan persaingan Tu Anh - Minh Toai (tim Anh Thu), Xuan Hanh (Vu Thu Phuong) dan Phuong Vy (Minh Trieu - Ky Duyen).
Empat kontestan menjalani dua putaran catwalk dan pemotretan - klip pendek di bawah bimbingan pelatih untuk menemukan pemenang.
4 kontestan teratas pada malam final termasuk Xuan Hanh, Tu Anh, Minh Toai, Phuong Vy (dari kiri ke kanan).
Setelah putaran tersebut, siswi Anh Thu, Huynh Tu Anh menjadi juara The Face Vietnam 2023. Ia berusia 21 tahun tahun ini, dengan tinggi 1,78 m dan wajah bersudut seperti model.
Sebagai juara, Tu Anh akan pergi ke Tokyo untuk mengambil foto fesyen dan menghadiri acara sebuah merek kosmetik. Ia juga akan mengunjungi 6 pusat mode, termasuk Paris, Milan, London, New York, Tokyo, dan Seoul Fashion Week.
Tu Anh di babak final The Face Vietnam 2023.
Berbagi perasaannya setelah menang, Tu Anh mengatakan ia sangat terkejut mengetahui bahwa ia telah memenangkan kejuaraan. Ia bahkan mengira ia salah dengar ketika MC mengumumkan namanya. Baru ketika ia melihat dirinya sendiri di layar, Tu Anh meluapkan emosinya.
"Saat saya mengikuti kompetisi, saya tidak meledak-ledak seperti saat latihan karena gula darah saya rendah dan pusing. Setelah kompetisi, saya pergi ke belakang panggung dan banyak menangis. Saya melihat setelah kompetisi selesai, wajah pelatih Anh Thu terlihat agak sedih, jadi saya juga ikut sedih," kata Tu Anh.
Juara baru The Face Vietnam 2023 ini mengakui tekanan yang dirasakannya saat memenangkan posisi ini. Ia mengatakan akan berusaha memperbaiki diri agar tidak mengecewakan penonton.
Ekspresi Anh Thu saat siswa Huynh Tu Anh dipanggil untuk menduduki jabatan tertinggi.
Terkait hasil The Face Vietnam 2023 yang muncul di media sosial sebelum final berakhir, Anh Thu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui kejadian tersebut.
Pelatih mengakui bahwa keempat kontestan memiliki performa yang baik dan buruk. Oleh karena itu, ia tidak yakin siapa yang akan menjadi juara dan sangat gugup sebelum hasilnya diumumkan.
"Saya pikir karena ada orang yang punya ekspektasi tinggi terhadap Tu Anh, setelah membaca artikel dan komentar di media sosial yang menilai Tu Anh, mereka mengira ada hasil, jadi ada share yang menyesatkan.
Setiap orang akan memiliki seorang juara di hati mereka, dan juga akan ada pendapat yang berseberangan. Saya seorang seniman yang berkecimpung di bidang seni, jika orang-orang tidak menyukai saya, saya harus memperbaiki diri untuk memenangkan hati penonton yang telah memberikan pendapat yang berseberangan. Itulah upaya yang harus diatasi oleh Tu Anh," ungkap Anh Thu.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)