Undang-Undang Jalan Raya No. 35/2024/QH15 disahkan oleh Majelis Nasional ke-15, Sidang ke-7 pada tanggal 27 Juni 2024, dan mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2025. Untuk melaksanakan Undang-Undang Jalan Raya secara tepat waktu, sinkron, terpadu dan efektif, Perdana Menteri mengeluarkan Rencana Pelaksanaan Undang-Undang Jalan Raya untuk meningkatkan kesadaran akan Undang-Undang Jalan Raya dan tanggung jawab semua tingkatan, sektor, masyarakat dan provinsi dan kota yang dikelola pemerintah pusat dalam melaksanakan Undang-Undang Jalan Raya;
Bersamaan dengan itu, menetapkan secara spesifik isi pekerjaan, batas waktu, kemajuan penyelesaian, dan tanggung jawab instansi dan organisasi terkait dalam menyelenggarakan pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan memperhatikan ketepatan waktu, sinkronisasi, kesatuan, dan efektivitas.
Menetapkan tanggung jawab dan mekanisme koordinasi antar kementerian, lembaga setingkat kementerian, lembaga pemerintah , dan daerah dalam pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara nasional.
Isi Rencana tersebut antara lain: Menyelenggarakan konferensi untuk menyebarluaskan, mensosialisasikan, dan memberikan pelatihan mendalam tentang Undang-Undang Jalan; menyebarluaskan dan mensosialisasikan Undang-Undang Jalan; menyelenggarakan penelaahan dokumen hukum yang terkait dengan kegiatan jalan; mengusulkan perubahan, penambahan, penggantian, penghapusan, atau penerbitan baru dokumen hukum untuk memastikan konsistensi dan sinkronisasi; mengembangkan dan menyebarluaskan dokumen hukum yang merinci dan memandu pelaksanaan Undang-Undang Jalan; Menyelenggarakan pemantauan, pemeriksaan, dan pelaporan hasil pelaksanaan Undang-Undang Jalan.
Menurut Rencana tersebut, Kementerian Perhubungan , kementerian, lembaga setingkat kementerian, dan Komite Rakyat di semua tingkatan, dalam lingkup fungsi dan tugasnya, akan memimpin dan berkoordinasi dengan Kementerian Informasi dan Komunikasi, lembaga media, kantor berita, kantor media massa, dan lembaga serta organisasi terkait di tingkat pusat dan daerah untuk menyebarluaskan isi Undang-Undang Jalan dan poin-poin baru Undang-Undang ini dalam berbagai bentuk, sesuai dengan kondisi dan situasi sebenarnya; mengatur pelaksanaan kolom, program, berita, dan artikel yang menyebarluaskan Undang-Undang Jalan dan dokumen hukum yang merinci Undang-Undang ini di media massa atau bentuk lain sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang penyebaran dan pendidikan hukum.
Bahasa Indonesia: Mengenai pengembangan dan pengundangan dokumen hukum yang merinci dan memandu pelaksanaan Undang-Undang Jalan, di tingkat pusat, Kementerian Perhubungan akan memimpin pelaksanaan tugas pengembangan dokumen hukum yang merinci dan memandu pelaksanaan Undang-Undang Jalan yang ditugaskan dalam Keputusan No. 717/QD-TTg tanggal 27 Juli 2024 dari Perdana Menteri yang mengumumkan daftar dan menugaskan badan yang bertugas menyusun dokumen yang merinci pelaksanaan Undang-Undang dan Resolusi yang disahkan oleh Majelis Nasional ke-15 pada sesi ke-7.
Di tingkat daerah, Komite Rakyat di tingkat provinsi akan memimpin penerbitan dokumen yang merinci pedoman untuk Poin c, Klausul 4, Pasal 8, Klausul 5, Pasal 30 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dewan Rakyat di tingkat provinsi akan memimpin penerbitan dokumen yang merinci pedoman untuk Klausul 4, Pasal 57, Klausul 1, Pasal 84 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/ban-hanh-ke-hoach-trien-khai-thi-hanh-luat-duong-bo.html
Komentar (0)