Nona Nguyen Kim Nga, putri dari Ibu Mau, menganggap pembuatan kue sebagai profesi keluarga tradisional.
Dengan kualitas sebagai prioritas utama dan selalu berupaya berinovasi dalam kreasi-kreasinya, kue-kue Ibu Mau tidak hanya dijual di dalam komune Dong Hai tetapi juga telah menjangkau berbagai lokasi di seluruh provinsi. Ibu Mau berkata: "Orang-orang mengetahui tentang kue-kue saya melalui rekomendasi dari mulut ke mulut setelah mencicipinya. Pelanggan dari jauh sering memesan kue untuk acara keluarga atau pesta. Seluruh keluarga harus begadang semalaman membuat kue untuk memastikan pengiriman tepat waktu."
Para keturunan terus meneruskan keahlian tersebut.
Yang membuat kami terkesan bukan hanya kecintaan sang pembuat roti terhadap keahliannya di masa senja hidupnya, tetapi juga kelanjutan tradisi keluarga yang abadi. Profesi pembuatan roti di rumah Ibu Mau tidak terbatas pada satu generasi. Dari anak perempuan hingga menantu laki-laki, dari cucu termuda hingga tertua, semua orang tahu dan dapat berpartisipasi dalam setiap langkah proses pembuatan roti.
Pak Le Van Su, menantu Ibu Mau, mahir membuat lumpia ketan.
Di dapur, Bapak Le Van Su, menantu ketiga Ibu Mau, dengan cekatan menuangkan adonan ke dalam cetakan, gerakannya secekatan seorang tukang roti berpengalaman. Yang paling mengesankan adalah tekniknya menggulung nasi ketan; hanya dalam sekejap, ia menyelesaikan gulungan tiga lapis yang rapi dan indah tanpa cetakan, membuat para penonton takjub.
Selain kue-kue tradisional, keluarga Ibu Mau juga menciptakan banyak hidangan baru untuk memenuhi selera konsumen, seperti jeli daun pandan, jeli isi kopi, berbagai jenis sup manis, dan ketan rasa... menciptakan beragam pilihan sambil tetap melestarikan esensi kuliner tradisional.
Ibu Mau tidak hanya membuat kue, tetapi juga mewariskan keahliannya kepada putrinya.
Menceritakan alasan mereka tetap menekuni kerajinan ini di tengah banyaknya pilihan dalam kehidupan modern, anak-anak Ibu Mau mengatakan bahwa membuat kue bukan hanya mata pencaharian tetapi juga tradisi keluarga. Terlebih lagi, meskipun pasar semakin beragam, kue tradisional masih memiliki tempat khusus karena rasa sederhana dan otentiknya yang sulit digantikan.
Trung Kien
Sumber: https://baocamau.vn/banh-dan-gian-hoa-vi-tet-a126337.html







Komentar (0)