
Pelatih Hansi Flick mengeluhkan wasit setelah pertandingan. Namun, Barca hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena menyia-nyiakan begitu banyak peluang di depan gawang Atletico Madrid.
Baru pekan lalu di La Liga, Barca mengalahkan Atletico 2-1 dalam perebutan puncak klasemen. Kemenangan itu memberi kepercayaan diri kepada tim asuhan Hansi Flick menjelang pertandingan kandang hari ini melawan rival mereka.
Namun, serangan Barcelona terbukti sangat boros dalam memanfaatkan peluang yang tercipta. Statistik menunjukkan bahwa Barca melepaskan 21 tembakan, tetapi tidak satu pun yang menghasilkan gol.

Sebaliknya, Atletico menunjukkan kesadaran diri yang tinggi dengan bertahan secara sabar dan menunggu peluang dari serangan balik. Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-41 ketika Cubarsi menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Simeone. Hampir segera setelah itu, Alvarez mengeksekusi tendangan bebas yang menakjubkan, mencetak gol ke gawang Barca.
Di babak kedua, meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Barca tetap mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang. Namun, para penyerang, dari Lamine Yamal hingga Rashford, gagal memanfaatkannya.
Meskipun melakukan banyak serangan, Barca gagal mencetak gol dan harus membayar mahal ketika, pada menit ke-70, Alexander Sorloth menyelesaikan dengan tembakan satu sentuhan setelah umpan silang indah dari Ruggeri, memperlebar keunggulan mereka menjadi 2-0. Ini juga merupakan skor akhir pertandingan.
Kekalahan 0-2 di kandang sendiri berarti Barca akan menghadapi banyak ketidakpastian dalam pertandingan tandang mereka di leg kedua.
Sumber: https://tienphong.vn/barca-thua-soc-atletico-tai-camp-nou-post1834228.tpo









Komentar (0)