Ilustrasi foto. Foto: Internet
Pada pukul 0:54 pagi waktu Vietnam, harga emas spot mencatat kenaikan sebesar 0,6%, mencapai 3.294,56 USD/ons, setelah melonjak lebih dari 1% pada satu titik selama sesi tersebut; sebaliknya, harga emas berjangka AS menutup sesi dengan penurunan sedikit sebesar 0,1%, turun menjadi 3.348,6 USD/ons.
Tn. Trump mengatakan ia telah sepakat untuk memperpanjang kesepakatan perdagangan yang ada dengan Meksiko selama 90 hari dan melanjutkan negosiasi selama waktu tersebut dengan tujuan menandatangani kesepakatan baru.
Berita itu muncul hanya sehari setelah Presiden Trump mengumumkan serangkaian tindakan terkait tarif, termasuk pada impor dari Brasil dan Korea Selatan, menjelang tarif AS yang lebih tinggi.
Inflasi di Amerika Serikat meningkat pada Juni 2025 akibat dampak tarif baru impor, yang meningkatkan biaya beberapa barang. Secara spesifik, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) pada Juni 2025 meningkat sebesar 0,3%, menyusul kenaikan 0,2% yang tercatat pada Mei 2025.
Pada tanggal 30 Juli, Federal Reserve (Fed) AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 4,25-4,5%; namun, pernyataan dari Ketua Jerome Powell kemudian mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan September 2025.
Emas cenderung berkinerja lebih baik dalam lingkungan suku bunga rendah karena sifat aset yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Para investor tengah mengamati laporan penggajian non- pertanian AS yang dijadwalkan rilis pada tanggal 1 Agustus untuk menilai prospek penyesuaian kebijakan suku bunga dari Fed.
Sementara itu, di pasar Vietnam pada pagi hari 1 Agustus, Saigon Jewelry Company mencatat harga emas SJC di Hanoi pada harga beli dan jual 119,9 - 121,4 juta VND/tael.
Source: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/bat-on-thue-quan-khien-gia-vang-toan-cau-bat-tang/20250801082204371
Komentar (0)