Perjalanan tiga tahun mengumpulkan "harta karun"
"Harta Karun" terbentuk dari serangkaian kontes foto yang diselenggarakan secara berturut-turut selama tiga tahun oleh Komite Partai Distrik, Komite Rakyat, dan Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Distrik Son Tra (sekarang Kelurahan Son Tra). Ribuan karya yang masuk berkontribusi dalam membangun arsip materi yang kaya, dari mana para penyelenggara memilih foto-foto terbaik untuk dikompilasi menjadi sebuah buku komprehensif dengan nilai artistik dan ilmiah yang signifikan.

Setiap foto dalam buku ini adalah potret Son Tra yang hidup. Dari lanskap alam yang megah yang dipenuhi bunga crape myrtle yang mekar, kesegaran hijau hutan purba, irama laut, hingga momen-momen liar burung dan serangga, kombinasi harmonis ini menghadirkan kedalaman emosional, menyentuh hati pembaca domestik dan membuka peluang untuk berbagi dengan teman-teman internasional.

Bukan kebetulan bahwa Semenanjung Son Tra dipilih sebagai jiwa dari "Harta Karun." Semenanjung ini telah lama dianggap sebagai "paru-paru hijau" Da Nang, penghalang alami yang melindungi kota dari bencana, dan rumah bagi ratusan spesies tumbuhan dan hewan langka. Secara khusus, ia adalah rumah bagi lutung berkaki cokelat – primata yang dikenal sebagai "ratu primata." Oleh karena itu, setiap halaman buku ini membawa pesan yang mengingatkan generasi mendatang akan tanggung jawab mereka untuk melestarikan warisan alam yang tak ternilai ini.
Dari Son Tra, menjangkau jauh…
Mengenai prosesnya, Bapak Hoang Son Tra, Ketua Komite Rakyat Kelurahan Son Tra, mengatakan: "Kami hanya ingin menampilkan gambar-gambar menakjubkan Semenanjung Son Tra kepada semua orang. Ini adalah harta karun bukan hanya bagi Da Nang dan Vietnam, tetapi juga bagi dunia ." Menurutnya, perjalanan dari peluncuran kompetisi hingga penerbitan buku tersebut memakan waktu tiga tahun, dan merupakan hasil dari upaya kolektif dan kecintaan terhadap alam.

Secara khusus, "Harta Karun" bukanlah akhir tetapi awal dari banyak proyek lanjutan. Segera, distrik Son Tra berencana untuk menerbitkan buku " Dari Laut Son Tra ke Gunung Tra Leng ," yang bertujuan untuk menghubungkan keindahan laut dan pegunungan antara dua daerah bersaudara tersebut. Pada saat yang sama, proyek "Son Tra – Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur, Musim Dingin" juga sedang dikembangkan, dengan tujuan untuk menggambarkan pemandangan Son Tra melalui empat musim, yang diperkirakan akan memakan waktu tiga tahun untuk diselesaikan.

Terciptanya buku "Harta Karun" tidak hanya menegaskan kekuatan komunitas dalam melestarikan dan mempromosikan citra Da Nang, tetapi juga membuka arah baru: menggunakan seni sebagai jembatan dan kecintaan terhadap alam sebagai pesan untuk disebarkan. Dengan nilai artistik dan makna humanistiknya, buku ini layak menjadi hadiah spiritual yang bermakna bagi semua orang yang mencintai alam, mencintai negara mereka, dan bercita-cita untuk melestarikan "harta karun" alam untuk generasi mendatang.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/bau-vat-treasure-loi-tri-an-gui-den-son-tra-post812144.html






Komentar (0)