Momen paling memilukan muncul dalam sebuah video yang viral di media sosial. Keluarga dan teman-teman Pedro duduk menunggu selama pengumuman skuad, berharap pelatih Carlo Ancelotti akan memanggil namanya. Namun pada akhirnya, yang tersisa hanyalah keheningan dan kekecewaan bagi striker berusia 24 tahun itu.
Video tersebut, yang memperlihatkan anggota keluarga Pedro menatap layar dalam keheningan yang terkejut, telah digambarkan oleh banyak penggemar sebagai "salah satu momen paling menyedihkan dalam sepak bola Brasil dalam beberapa waktu terakhir."
Penyesalan itu semakin besar karena Pedro sedang menjalani musim terbaik dalam kariernya. Setelah bergabung dengan Chelsea dengan harga £60 juta dari Brighton, striker asal Brasil itu mencetak 20 gol di semua kompetisi, termasuk 15 gol di Liga Premier.
Namun, itu belum cukup untuk meyakinkan pelatih Ancelotti. Strategi asal Italia itu mengakui bahwa Pedro layak dipertimbangkan, tetapi memutuskan untuk memilih nama lain seperti Neymar, Vinicius, Raphinha, atau Endrick.
Tragedi itu tidak berhenti di situ. Menurut AS , Chelsea siap menjual Pedro musim panas ini untuk memberi jalan bagi rencana transfer di bawah Xabi Alonso. Barcelona dilaporkan sedang dalam kontak untuk mendatangkan striker Brasil itu sebagai pengganti Robert Lewandowski.
Meskipun terkejut, Pedro tetap bersikap profesional. Di Instagram , ia menulis: "Sayang sekali mimpi Piala Dunia tidak bisa terwujud, tetapi sepak bola selalu memiliki suka dan duka."
Sumber: https://znews.vn/bi-kich-bong-da-cua-joao-pedro-post1652531.html






Komentar (0)