Di bulan Oktober, hujan turun lebih banyak. Orang-orang merasa bebas dalam cuaca dingin, mengingat semakin banyak kenangan seiring berlalunya waktu… Mengenang "hidangan khas" masa kecil yang sering diguyur hujan. Berondong jagung - salah satu hadiah yang merangkul masa kecil, berpadu dengan manisnya nasi dan gula.
Seiring berjalannya waktu, popcorn tidak mengalami perubahan bahan maupun metode pengolahan. Camilan popcorn ini tetap mempertahankan cita rasa khasnya yang klasik dan familiar.
Popcorn terbuat dari butiran beras yang dimatangkan. Cara memasaknya, letakkan wajan di atas kompor, setelah wajan panas, masukkan beras, tumis sebentar hingga popcorn berwarna cokelat keemasan di bagian luar dan butirannya renyah. Setelah itu, segera angkat dari wajan, lanjutkan dengan menuangkan air gula, dan tekan-tekan agar butiran popcorn saling menempel.
Koki akan membentuk kue menjadi bola-bola bundar seukuran kepalan tangan, mungkin itulah sebabnya kue ini disebut popcorn. Berdasarkan pengalaman, untuk membuat popcorn, sebaiknya gunakan beras ketan agar mudah menempel dan membentuk kue. Selain itu, jangan terlalu banyak menambahkan gula karena gula akan membuat popcorn keras dan kehilangan kerenyahannya.
Popcorn memiliki rasa yang lezat dan adiktif berkat gula merah yang meleleh dan menyatu dengan setiap butir popcorn beras yang harum. Popcorn ini sederhana, murah, dan berkualitas, tanpa aditif maupun pengawet.
Di masa-masa sulit, camilan popcorn buatan rumah yang sederhana menjadi hadiah untuk ibu kami setiap kali kami mendapat nilai bagus. Terkadang, kami anak-anak berlarian mengejar es krim, popcorn, dan gerobak popcorn, menukar sisa makanan yang kami temukan dengan camilan ini dan saling berbagi.
Aku ingat masa-masa sekolah dulu, aku membungkus popcorn dengan hati-hati dan membawanya ke kelas. Sambil menunggu waktu istirahat, teman-temanku berkumpul berkelompok lima atau tujuh orang, bermain engklek dan lompat tali sambil berbagi popcorn renyah yang harum.
Sekarang, terkadang saat jam sibuk, saya melihat om-om dan tante berjualan popcorn di trotoar. Di saat-saat seperti itu, saya selalu mampir untuk membeli beberapa bungkus popcorn wangi.
Nikmati setiap kue renyah berwarna keemasan sambil menyeruput teh hangat, mengikuti hembusan angin musim dingin yang lembut, aroma teh hijau seakan menenangkan kenangan masa lalu.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquangnam.vn/bong-nam-gion-rum-ngot-lim-tuoi-tho-3143355.html
Komentar (0)