• Memastikan kelancaran operasional model pemerintahan dua tingkat.
  • Fokus pada penghapusan hambatan dalam penerapan prosedur administratif dan transformasi digital pada fase awal pengoperasian model pemerintahan lokal dua tingkat.
  • Komune Ho Thi Ky meluncurkan dan mengoperasikan pusat dukungan aplikasi online.

Hasil awal yang positif.

Menyusul konsolidasi unit administrasi tingkat provinsi, Provinsi Ca Mau kini memiliki 9 kelurahan dan 55 kecamatan. Mulai 1 Juli, provinsi ini telah menerapkan model pemerintahan lokal dua tingkat , dengan tujuan menciptakan aparatur administrasi yang efisien dan efektif. Oleh karena itu, pengaturan personel telah dilakukan secara cermat, demokratis, objektif, transparan, adil, dan sesuai dengan prinsip dan peraturan Partai serta konteks lokal, memastikan bahwa pelayanan bagi warga dan bisnis tetap berjalan normal.

Pusat PVHCC di wilayah Ly Van Lam menerima dan memproses prosedur administratif untuk warga.

Provinsi ini secara aktif menata ulang kantor-kantor dan perumahan publiknya, memastikan infrastruktur yang diperlukan untuk kelancaran operasional aparatur administrasi yang baru. Komune dan kelurahan telah mendirikan pusat layanan administrasi publik (PVHCC), mengeluarkan peraturan kerja dan dokumen terkait untuk memastikan pusat-pusat tersebut beroperasi secara efektif. Mengenai staf dan operasional pusat, pada awalnya, 3.420 posisi pegawai negeri sipil telah dialokasikan sementara, bersama dengan 31.976 karyawan bergaji dari anggaran negara, 2.921 pejabat dan pegawai negeri sipil tingkat komune, dan 2.331 personel paruh waktu tingkat komune.

Provinsi tersebut dengan cepat dan memadai menyediakan fasilitas dan peralatan, memastikan kondisi kerja yang layak bagi para pejabat, pegawai negeri sipil, dan karyawan di tingkat provinsi dan kecamatan. Secara bersamaan, provinsi tersebut mengembangkan rencana untuk pengaturan dan pengelolaan aset publik setelah selesainya restrukturisasi unit administrasi tingkat distrik dan reorganisasi unit administrasi tingkat kecamatan; dan menyiapkan infrastruktur dan teknologi informasi untuk melayani kedua tingkatan pemerintahan daerah.

Terlepas dari berbagai pencapaian, pengoperasian aparatur pemerintahan dua tingkat masih menghadapi beberapa kesulitan, seperti: kelebihan atau kekurangan posisi kepemimpinan di beberapa lembaga dan unit; infrastruktur teknis yang tidak memadai di beberapa unit tingkat kecamatan, yang menyebabkan gangguan dalam proses kerja; dan kantor-kantor tingkat kecamatan yang tersebar, sehingga menimbulkan kesulitan dalam mengarahkan dan mengelola operasional.

Kamerad Nguyen Ho Hai, Sekretaris Komite Partai Provinsi, mengarahkan bahwa pada periode awal pengoperasian aparatur pemerintahan daerah dua tingkat, kesulitan dan kekurangan tidak dapat dihindari; Komite Partai dan pemerintah di semua tingkatan perlu terus berupaya, bekerja sama, dan bersatu untuk membuat aparatur daerah beroperasi secara efektif, efisien, lancar, dan lebih baik melayani rakyat.