Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apa arti 'kari'?

Báo Thanh niênBáo Thanh niên16/03/2024


Saat ini, ada dua sudut pandang mengenai asal kata kari. Pertama, kari berasal dari nama Hindi kadahi atau karahi (कड़ाही), sejenis wajan bundar dan dalam di Pakistan dan India, yang biasa digunakan untuk menggoreng daging, kentang, hidangan manis, atau makanan ringan seperti samosa dan beberapa rebusan. Kedua, kari adalah terjemahan dari kata bahasa Inggris "curry," yang sendiri berasal dari kata Tamil kari (கறி), sebuah bahasa Dravida yang banyak digunakan di negara bagian Tamil Nadu dan Wilayah Persatuan Puducherry di India.

Menurut pendapat kami, kari tidak berasal dari kata Hindi karahi (कड़ाही), karena istilah kari biasanya merujuk pada hidangan yang mengandung bubuk kari (campuran rempah-rempah) dan bukan pada jenis wajan yang digunakan untuk memasak makanan. Lebih lanjut, dalam bahasa Vietnam, istilah kari tidak berasal dari kata bahasa Inggris curry, tetapi dari kata bahasa Prancis curry atau cari. Misalnya, sejak akhir abad ke-19, kata kari telah muncul di halaman 135 buku Manuel de conversation Franco - Tonkinois (Panduan Percakapan dalam Bahasa Prancis-Tonkinois) karya dua misionaris Bon (Cố Bản) dan Dronet (Cố Ân), yang diterbitkan oleh Imprimerie de la Mission pada tahun 1889.

Namun, perlu diakui bahwa kata Prancis "curry" atau "cari" dipinjam dari bahasa Inggris, sedangkan "curry" dalam bahasa Inggris merujuk pada "saus" atau "bumbu untuk nasi," yang terbuat dari daun tanaman kari (Bergera koenigii; sinonim: Murraya koenigii). Istilah ini diciptakan oleh Inggris pada pertengahan abad ke-17, yang berasal dari anggota Perusahaan Hindia Timur selama perdagangan mereka dengan orang Tamil di India.

Banyak sumber menyebutkan bahwa kata bahasa Inggris "curry" berasal dari kata bahasa Tamil "kari" (கறி). "Kari" (கறி) adalah kata dengan banyak arti; bisa berarti "campuran bumbu dengan ikan, daging, atau sayuran, dimakan dengan nasi"; atau "lada" dalam kitab suci Buddha Tamil (சங்கநூல்களி). Sebagai kata kerja, "kari" (கறி) memiliki tiga arti: a. Mengunyah, makan dengan menggigit; b. Sayuran mentah atau rebus; c. Daging rebus atau mentah.

Di Tamil, nama daun kari adalah kari-vempu (கறிவேம்பு), juga dikenal sebagai kariveppilai (கறிவேப்பிலை) dan karu-veppilai (கருவேப்பிலை); Nama pohonnya adalah Murraya koenigii (முறயா கொயிங்கீ).

Di India, terdapat banyak hidangan yang disebut kari, biasanya dibagi menjadi dua jenis: vegetarian (terbuat dari sayuran, tanaman, tanaman merambat, dll.) dan non-vegetarian (terbuat dari daging atau ikan). Dalam bahasa Tamil, nama-nama kari bervariasi tergantung pada metode memasaknya, seperti vatakkal (வதக்கல்) jika dimasak dengan minyak; poriyal (பொறியல்) jika dimasak dengan lentil rebus; puḷikkari (புளிக்கறி) jika dimasak dengan asam jawa; uzili (உசிலி) jika dibuat dari campuran lentil dan kacang-kacangan yang dihaluskan dalam jumlah yang sama; dan maciyal (மசியல்) jika lentil rebus dicampur dengan asam jawa…

Ada banyak jenis kari (kering atau berkuah) di seluruh dunia , dengan berbagai macam bahan dan rempah-rempah. Di Vietnam, kari biasanya dibuat dengan santan, berbagai jenis kentang, sayuran, dan daging, dan sering dimakan dengan roti, bihun, atau nasi.

Saat ini, istilah bahasa Inggris "curry" populer di seluruh dunia. Orang Jepang meminjamnya dan menyebutnya karē (カレー), orang Korea menyebutnya keoli (커리), dan orang Cina menyebutnya gālí (咖哩)... Istilah ini diperkenalkan kembali ke negara-negara Asia Selatan dan dipahami serupa dengan bahasa Inggris. Namun, di India, istilah kari (கறி) sekarang merujuk pada banyak lauk piring yang berbeda, seperti saus, pretzel, dal (terutama lentil), bayam, kari ikan, dan sering dimakan dengan nasi.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tenang

Tenang

Menyambut parade A50

Menyambut parade A50

KEBAHAGIAAN DI BAWAH BENDERA TANAH AIR

KEBAHAGIAAN DI BAWAH BENDERA TANAH AIR