Prakiraan harga lada 14 September: Panen lada tahun 2025 lebih lambat dari tahun lalu Prakiraan harga lada 15 September 2024: Volume ekspor lada dari Agustus hingga akhir tahun menurun |
Harga lada diperkirakan akan tetap tinggi pada 16 September 2024. Dengan harga lada yang tinggi dan pasar konsumsi yang kondusif, omzet ekspor lada Vietnam kemungkinan akan melampaui 1 miliar dolar AS tahun ini, menandai kembalinya rempah ini setelah 6 tahun absen dari kelompok komoditas bernilai miliaran dolar.
Pasar lada global menghadapi potensi kekurangan pasokan.
Diramalkan bahwa panen lada tahun 2025 akan hampir seluruhnya terjadi pada bulan Februari, dengan banyak daerah memperpanjang masa panen hingga bulan Maret dan April, 1-2 bulan lebih lambat dari tahun-tahun sebelumnya, akibat dampak kemarau panjang, sehingga pasokan lada semakin sulit.
![]() |
Prakiraan harga lada 16 September 2024: Pelaku usaha perlu proaktif beradaptasi dengan fluktuasi pasar |
Di pasar domestik, harga lada hari ini, 15 September 2024, di wilayah-wilayah utama mempertahankan tren sideways dibandingkan kemarin, diperdagangkan sekitar 152.000 - 156.000 VND/kg, harga pembelian tertinggi di provinsi Dak Nong dan Dak Lak sebesar 156.000 VND/kg.
Dengan demikian, harga cabai Dak Lak tercatat 156.000 VND/kg, stabil dibandingkan kemarin. Harga cabai Chu Se (Gia Lai) tercatat 154.000 VND/kg, stabil dibandingkan kemarin.
Di Binh Phuoc, harga lada hari ini tetap di 152.000 VND/kg. Di Ba Ria - Vung Tau, harganya berada di 155.000 VND/kg, stabil dibandingkan kemarin.
Pada harga lada dunia, harga lada dunia terkini dari Asosiasi Lada Internasional (IPC), pada akhir sesi perdagangan terakhir, IPC mencatat harga lada hitam Lampung Indonesia sebesar 7.562 USD/ton, dan harga lada putih Muntok sebesar 9.121 USD/ton.
Harga lada hitam ASTA 570 Brasil tetap di level $7.400/ton. Harga lada hitam ASTA Malaysia berada di level $8.800/ton; harga lada putih ASTA Malaysia mencapai $10.900/ton.
Harga lada hitam Vietnam diperdagangkan pada 6.800 USD/ton untuk 500 g/l; 550 g/l pada 7.100 USD/ton; harga lada putih pada 10.150 USD/ton.
Menurut Asosiasi Lada dan Rempah Vietnam (VPSA), inventaris dari panen tahun 2023 yang dibawa ditambah volume impor pada tahun 2024 adalah sekitar 40.000 - 45.000 ton (termasuk impor tidak resmi), yang menunjukkan bahwa sumber ekspor hingga akhir tahun akan lebih rendah daripada setiap tahun dan hingga Maret 2025 ketika panen tahun 2025 diperkirakan akan dipanen.
Di Brasil, dalam kondisi ideal, panen di Brasil bagian selatan (Esperito Santo dan Bahia) dapat dengan mudah melampaui 100.000 ton. Namun, karena kondisi cuaca yang tidak biasa, beberapa prakiraan menunjukkan bahwa panen tahun ini akan mencapai sekitar 65.000 ton.
Indonesia mencatat lebih banyak persediaan di pasar, setelah beberapa daerah penghasil utama menyelesaikan panen.
Dengan sinyal positif dari pasar dan upaya para pelaku bisnis, industri lada Vietnam terus mengalami kemajuan yang pesat. Namun, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ini, pelaku bisnis perlu secara proaktif beradaptasi terhadap fluktuasi pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pangsa pasar konsumen.
*Informasi ini hanya untuk referensi. Harga dapat bervariasi tergantung waktu dan lokasi.
Komentar (0)