Berdasarkan Surat Edaran No. 50/2025/TT-BCT, mulai 1 Juni 2026, bensin tanpa timbal di Vietnam wajib dicampur dan diolah menjadi bensin E10 (bahan bakar yang mengandung 10% bioetanol) untuk digunakan pada mesin bensin di seluruh negeri.
Untuk memastikan transisi ini aman dan efektif, Departemen Perindustrian ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) meminta Asosiasi Produsen Mobil Vietnam (VAMA), Asosiasi Produsen Sepeda Motor Vietnam (VAMM), dan pelaku industri untuk secara proaktif meninjau dan menentukan kompatibilitas model kendaraan yang saat ini diproduksi, diimpor, dan beredar di pasar dengan bahan bakar baru ini.
Departemen Perindustrian mewajibkan produsen mobil untuk melakukan penilaian terperinci berdasarkan faktor-faktor teknis inti. Penilaian ini harus meninjau kompatibilitas mesin, sistem injeksi bahan bakar, sistem pengiriman bahan bakar, dan material yang bersentuhan langsung dengan bahan bakar.

Para produsen otomotif diminta untuk meninjau kompatibilitas mobil dan sepeda motor mereka sebelum peluncuran nasional bensin E10 pada 1 Juni 2026.
Selain itu, perusahaan harus menilai dampak bensin E10 terhadap efisiensi operasional, konsumsi bahan bakar, emisi, dan daya tahan mesin. Jika perlu, produsen harus memberikan persyaratan perawatan atau penggantian khusus untuk memastikan pengoperasian kendaraan yang stabil.
Hasil tinjauan akan dikompilasi menjadi daftar yang jelas, termasuk: model kendaraan yang sepenuhnya kompatibel dengan bensin E10, model kendaraan yang kompatibel dalam kondisi tertentu (dengan rekomendasi teknis), dan model kendaraan yang tidak disarankan menggunakan bensin E10 (dengan menyatakan alasan dan solusinya secara jelas).
Departemen Perindustrian menekankan bahwa produsen mobil perlu secara proaktif menerbitkan pedoman resmi kepada dealer, pusat layanan, dan konsumen mereka mengenai penggunaan bensin E10 untuk setiap model kendaraan tertentu. Perhatian khusus harus diberikan kepada kendaraan yang telah digunakan selama bertahun-tahun atau telah mengalami perubahan struktural teknis.
Bersamaan dengan evaluasi, perusahaan harus menetapkan prosedur untuk menerima dan menangani umpan balik pelanggan terkait bensin E10. Dealer dan pusat layanan perlu menyiapkan personel dan material yang cukup untuk memberikan dukungan teknis tepat waktu, menghindari kebingungan bagi pengguna selama periode transisi bahan bakar awal.
Asosiasi dan bisnis diharuskan untuk menyusun hasil implementasi dan melaporkannya kepada Departemen Perindustrian sebelum tanggal 5 Juni 2026, untuk dikonsolidasikan dan dilaporkan kepada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Pemeriksaan kompatibilitas proaktif dianggap sebagai solusi mendasar untuk meminimalkan masalah teknis dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan energi hijau sesuai dengan kebijakan pemerintah .
Sebelumnya, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nguyen Sinh Nhat Tan menyatakan bahwa bahan bakar bioetanol E10 telah diteliti, diuji, dan dievaluasi sebagai bahan bakar yang cocok untuk sebagian besar kendaraan yang saat ini beredar. Penggunaan bahan bakar E10 tidak hanya membantu mengurangi emisi lingkungan tetapi juga berkontribusi mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, mendorong konsumsi biofuel domestik, menciptakan peluang bagi produksi pertanian , dan meningkatkan swasembada energi nasional.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/cac-hang-phai-cong-bo-danh-muc-xe-tuong-thich-voi-xang-e10/20260530020233415







Komentar (0)