
Foto: BVCC
Menurut Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Quang Ninh , anak-anak sangat rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum matang. Selama bulan-bulan musim panas, orang tua harus memberikan perhatian khusus pada penyakit umum seperti ensefalitis Jepang, penyakit tangan, kaki, dan mulut, demam berdarah, influenza, diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit.
Di antara penyakit-penyakit tersebut, ensefalitis Jepang adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus, yang ditularkan melalui nyamuk Culex. Penyakit ini dapat berakibat fatal atau meninggalkan gejala sisa neurologis yang parah jika tidak dideteksi sejak dini.
Cuaca panas yang berkepanjangan juga meningkatkan risiko serangan panas dan sengatan matahari pada anak-anak. Saat terpapar sinar matahari dalam waktu lama, anak-anak dapat mengalami gejala seperti lesu, sakit kepala, mual, pusing, demam tinggi, dan kulit merah dan panas. Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan perubahan kesadaran, koma, dan mengancam jiwa.
Selain itu, cuaca panas dan lembap menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bakteri untuk berkembang biak dalam makanan, sehingga meningkatkan risiko diare dan gangguan pencernaan. Anak-anak dengan diare berkepanjangan rentan terhadap dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan malnutrisi jika tidak segera diobati.
Penyakit pernapasan juga lebih mungkin kambuh ketika anak-anak terus-menerus keluar masuk ruangan ber-AC, minum air yang terlalu dingin, atau mengalami perubahan suhu yang tiba-tiba. Selain itu, keringat berlebihan di cuaca panas membuat anak-anak lebih rentan terhadap ruam panas, dermatitis, infeksi jamur, gatal, dan bisul.
Untuk mencegah penyakit pada anak-anak selama musim panas, dokter menyarankan orang tua untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama jam-jam puncak sinar matahari dari pukul 10 pagi hingga 4 sore, memakaikan anak-anak pakaian yang menyerap keringat, memastikan mereka minum cukup air, dan menyediakan makanan yang seimbang.
Keluarga perlu memastikan bahwa makanan dimasak hingga matang, air direbus, dan lingkungan tempat tinggal dijaga kebersihannya. Mereka juga harus menginstruksikan anak-anak untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan membatasi kunjungan ke tempat-tempat ramai selama wabah penyakit menular.
Secara khusus, orang tua perlu memastikan anak-anak mereka menerima semua vaksinasi sesuai jadwal untuk mencegah penyakit menular yang berbahaya.
Ketika anak-anak menunjukkan gejala yang tidak biasa seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, diare berkepanjangan, ruam, kejang, lesu, atau kelelahan berlebihan, mereka harus segera dibawa ke fasilitas medis untuk pemeriksaan dan pengobatan tepat waktu.
Sumber: https://vtv.vn/canh-giac-benh-mua-he-o-tre-em-10026052611185845.htm






Komentar (0)