Di Zona Ekonomi Khusus Co To, upaya mediasi akar rumput telah dilaksanakan secara komprehensif dan efektif. Komite Rakyat Zona Ekonomi Khusus telah mengoordinasikan upaya untuk meningkatkan kualitas mediator akar rumput. Hingga saat ini, seluruh zona memiliki 13 tim mediasi dengan 78 mediator yang diakui, termasuk individu-individu terkemuka dan bertanggung jawab seperti pensiunan pejabat, veteran, asosiasi perempuan, serikat pemuda, dan pemimpin lingkungan. Pada tahun 2025 dan tiga bulan pertama tahun 2026, tim mediasi di wilayah tersebut menerima dan menyelesaikan 8 kasus, mencapai tingkat keberhasilan 97%, berkontribusi pada penyelesaian konflik yang timbul di masyarakat secara tepat waktu dan menjaga keamanan serta ketertiban setempat.

Di Zona Ekonomi Khusus Van Don, mediasi akar rumput terus diimplementasikan secara efektif. Saat ini, seluruh zona memiliki 72 tim mediasi dengan 443 mediator. Tim mediasi di desa-desa dan daerah pemukiman memastikan sumber daya yang berkualitas dan operasi yang efektif. Pelatihan keterampilan dan teknik mediasi secara teratur dan tepat waktu diberikan kepada para mediator untuk memperbarui pengetahuan mereka tentang hukum baru, meningkatkan keterampilan penanganan situasi, dan memobilisasi masyarakat. Hasilnya, tim mediasi telah berpartisipasi dalam menerima dan menyelesaikan puluhan kasus yang berkaitan dengan konflik dalam kehidupan sehari-hari dan perselisihan keluarga.
Pada kenyataannya, banyak sengketa tanah, konflik keluarga, atau perselisihan dalam kehidupan masyarakat, jika tidak diselesaikan dengan cepat, dapat dengan mudah meningkat menjadi titik panas, yang memengaruhi keamanan dan ketertiban setempat. Namun, melalui mediasi, banyak kasus telah ditangani secara adil dan wajar, membantu para pihak untuk memahami dan mematuhi secara sukarela, sehingga menghindari perlunya membawa masalah tersebut ke pihak berwenang atau pengadilan untuk diselesaikan.
Menurut statistik, provinsi ini saat ini memiliki 1.415 tim mediasi dengan 9.264 mediator. Pada tahun 2025, provinsi ini menerima 730 kasus mediasi, di mana 663 kasus berhasil dimediasi, mencapai tingkat keberhasilan 90,8% dari total jumlah kasus.
Untuk meningkatkan kualitas mediasi akar rumput, pemerintah daerah secara rutin menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan hukum para mediator. Pelatihan ini berfokus pada Undang-Undang tentang Mediasi Akar Rumput, Hukum Tanah, Hukum Perkawinan dan Keluarga, keterampilan penanganan situasi, serta keterampilan hubungan masyarakat dan mobilisasi. Hal ini membantu para mediator meningkatkan keterampilan profesional mereka dan memenuhi persyaratan praktis.

Seiring dengan itu, penyebaran dan pendidikan pengetahuan hukum telah diintensifkan melalui berbagai bentuk, berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan hukum di kalangan masyarakat, serta secara proaktif menyelesaikan konflik dalam semangat solidaritas dan kerja sama yang konstruktif. Pemerintah daerah juga mengaitkan upaya mediasi dengan pembangunan kawasan permukiman budaya, keluarga budaya, gerakan nasional untuk melindungi keamanan nasional, dan pembangunan kawasan pedesaan baru serta kawasan perkotaan yang beradab. Melalui hal ini, peran pemerintahan mandiri masyarakat dipromosikan, berkontribusi pada terciptanya lingkungan hidup yang aman dan sehat.
Terlepas dari berbagai pencapaian, kerja mediasi di tingkat akar rumput masih menghadapi beberapa kesulitan, seperti kenyataan bahwa mediator sebagian besar bekerja paruh waktu, dan sistem pendukungnya terbatas; beberapa kasus kompleks terkait masalah tanah dan keluarga berlarut-larut, sehingga menyulitkan mediasi. Oleh karena itu, di masa mendatang, perlu terus memperkuat dan meningkatkan tim mediasi; meningkatkan kualitas mediator; dan memperkuat koordinasi antar sektor dan organisasi dalam menyelesaikan kasus di tingkat akar rumput.
Dapat ditegaskan bahwa mediasi akar rumput tidak hanya berkontribusi dalam menyelesaikan konflik di dalam masyarakat, tetapi juga menyebarkan semangat solidaritas dan kepedulian, serta membangun kehidupan budaya di daerah pemukiman.
Sumber: https://baoquangninh.vn/cau-noi-giu-gin-doan-ket-cong-dong-3409160.html










Komentar (0)