Kejaksaan Spanyol telah membuka penyelidikan awal atas "serangan seksual" terhadap Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales karena mencium bibir seorang pemain wanita pada upacara penghargaan Piala Dunia Wanita 2023.
Presiden-presiden federasi anggota Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah menuntut pengunduran diri Rubiales atas "perilaku yang tidak dapat diterima" dan menyerukan restrukturisasi organisasi. Sementara itu, Rubiales mengatakan bahwa ciuman tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka, tetapi ditentang oleh Hermoso.
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, mencium bibir pemain Hermoso. Foto: Getty |
Pengadilan Nasional Spanyol mengatakan telah membuka penyelidikan awal atas ciuman Rubiales dengan Hermoso pada final Piala Dunia Wanita di Sydney, Australia, pada 20 Agustus, karena "itu bisa merupakan kekerasan seksual." Pengadilan mengatakan akan menghubungi Hermoso untuk memberinya kesempatan mengajukan pengaduan dalam waktu 15 hari.
FIFA menskors sementara Rubiales selama 90 hari pekan lalu sementara FIFA membuka proses disipliner terhadapnya. Namun, presiden dapat mengundurkan diri jika ia memenuhi permintaan dari 19 presiden federasi anggota RFEF. "Menyusul peristiwa terkini dan perilaku tidak terpuji yang telah merusak citra sepak bola Spanyol secara serius, para presiden regional menuntut agar Luis Rubiales mengundurkan diri sebagai presiden RFEF dengan segera," demikian pernyataan RFEF.
Saat ini, 81 pemain perempuan, termasuk Hermoso, menolak bermain untuk Spanyol hingga kepemimpinan RFEF berganti. Menurut pemain legendaris Andres Iniesta, kemenangan timnas perempuan di Piala Dunia Perempuan 2023 "ternoda" oleh perilaku Rubiales.
Para pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales. Foto: AFP |
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales mengatakan dia siap diadili dan menegaskan bahwa ciuman yang dia berikan kepada Jennifer Hermoso tidak dimotivasi oleh hasrat seksual atau dominasi, karena itu terjadi secara spontan dan dengan persetujuan pemain wanita itu sendiri.
Sebelumnya, dalam rapat luar biasa Federasi Sepak Bola Spanyol, Bapak Luis Rubiales telah menegaskan sebanyak 5 kali bahwa ia tidak akan mengundurkan diri dan akan melakukan segala upaya untuk mempertahankan kursinya. Menurut Marca, ibunda Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales, Ibu Angeles Bejar, mengunci diri di dalam gereja dan melakukan mogok makan untuk memprotes perlakuan yang dianggapnya tidak manusiawi terhadap putranya.
Insiden tersebut masih dalam penyelidikan.
HOAI PHUONG (sintesis)
* Silakan kunjungi bagian Olahraga untuk melihat berita dan artikel terkait.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)