Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man berpidato pada Diskusi Umum Konferensi Dunia ke-6 Ketua Parlemen. Foto: Doan Tan/VNA
Menurut seorang koresponden khusus Kantor Berita Vietnam, dalam pidatonya, Ketua Majelis Nasional mengatakan bahwa dunia sedang mengalami perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Konflik bersenjata, persaingan geopolitik, perubahan iklim, perang dagang, kesenjangan ekonomi, dan krisis kemanusiaan secara serius mengancam perdamaian dan stabilitas global.
Meyakini bahwa tantangan-tantangan ini tidak membedakan batas-batas negara, kaya atau miskin, warna kulit, atau agama, dan mengharuskan semua orang untuk bekerja bersama-sama, Ketua Majelis Nasional menekankan bahwa, lebih dari sebelumnya, mewakili suara rakyat, parlemen memiliki tanggung jawab untuk memimpin dalam mempromosikan multilateralisme, berkontribusi untuk memastikan perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua orang.
Menurut Ketua Majelis Nasional, kerja sama parlemen bukan sekadar berbagi pengalaman legislatif atau mengesahkan resolusi. Kerja sama ini juga merupakan komitmen untuk mewujudkan kata-kata menjadi tindakan, mewujudkan gagasan menjadi kenyataan, dan mengubah harapan menjadi peluang nyata bagi miliaran orang di seluruh dunia.
“Kita, sebagai wakil rakyat, harus memastikan bahwa kebijakan dan hukum dibangun di atas nilai-nilai inti: perdamaian, keadilan, dan kesetaraan,” tegas Ketua Majelis Nasional.
Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man berpidato pada Diskusi Umum Konferensi Dunia ke-6 Ketua Parlemen. Foto: Doan Tan/VNA
Untuk mencapai tujuan ini, Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man mengusulkan sejumlah orientasi untuk kerja sama parlemen di masa mendatang.
Oleh karena itu, perkuat dialog dan bangun kepercayaan. Parlemen perlu menyelenggarakan forum rutin untuk membahas isu-isu global, mulai dari konflik regional hingga tantangan lintas batas. Dialog, alih-alih konfrontasi, adalah satu-satunya cara untuk membangun kepercayaan dan semangat kerja sama yang saling menguntungkan antarbangsa dan masyarakat. Selain memajukan keadilan dan kesetaraan, kebijakan untuk melindungi hak asasi manusia, mengurangi ketimpangan, dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal juga perlu diprioritaskan. Parlemen perlu memperkuat peran pengawasannya untuk memastikan bahwa pemerintah memenuhi komitmennya terhadap keadilan sosial.
Ketua Majelis Nasional, Tran Thanh Man, juga menekankan perlunya tindakan nyata bagi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Perubahan iklim merupakan ancaman nyata bagi planet ini. Parlemen harus memimpin dalam mengesahkan undang-undang yang mempromosikan perlindungan lingkungan, keanekaragaman hayati, dan mendukung masyarakat yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Merujuk pada peningkatan kerja sama antarparlemen internasional, Ketua Majelis Nasional menegaskan bahwa parlemen bukan hanya badan legislatif, tetapi juga jembatan antarnegara. Dengan mengedepankan diplomasi parlemen, kita dapat membangun kesamaan kepentingan antarbangsa dan masyarakat, yang berkontribusi dalam membentuk solusi yang efektif dan layak bagi isu-isu global.
Ketua Majelis Nasional mengatakan bahwa sebagai anggota aktif Persatuan Antar-Parlemen (IPU), Majelis Nasional Vietnam selalu berkomitmen kuat terhadap multilateralisme dan kerja sama parlemen; meyakini bahwa perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan hanya dapat dicapai ketika semua negara, besar atau kecil, menghormati hukum internasional, bekerja sama secara setara, dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat perhatian.
Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man berpidato pada Diskusi Umum Konferensi Dunia ke-6 Ketua Parlemen. Foto: Doan Tan/VNA
Menyatakan bahwa Konferensi hari ini merupakan kesempatan untuk menegaskan kembali peran penting parlemen dalam membentuk dunia yang lebih baik, Ketua DPR mengajak semua parlemen di seluruh dunia untuk mencari titik temu, mengatasi perbedaan, dan bergandengan tangan untuk membangun masa depan di mana semua orang hidup dalam kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan.
Sebelum mengakhiri pidatonya, Ketua Majelis Nasional, Tran Thanh Man, menyatakan keyakinannya yang teguh akan kekuatan solidaritas internasional, multilateralisme, dan hukum internasional. "Dengan mengutamakan kepentingan rakyat, kita pasti akan mengatasi semua tantangan. Jadikan Konferensi ini tonggak penting, menandai awal dari komitmen yang lebih kuat untuk bekerja sama dan bertindak, demi dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujar Ketua Majelis Nasional.
Phan Phuong (Kantor Berita Vietnam)
Sumber: https://baotintuc.vn/thoi-su/chu-tich-quoc-hoi-tran-thanh-man-chung-tay-xay-dung-tuong-lai-hoa-binh-cong-ly-thinh-vuong-20250730060632642.htm
Komentar (0)