Jurnalis Van Hien (lahir tahun 1948, di kecamatan Quynh Ngoc, kecamatan Quynh Luu (Nghe An), bergabung dengan kegiatan jurnalistik sejak dini. Pada tahun 1967, saat usianya belum menginjak 20 tahun, Bapak Van Hien berada di garda terdepan sebagai petugas lalu lintas, bertugas di semua jalan dan terminal feri seperti: Jembatan Ham Rong (Thanh Hoa), Lai Vu (Hai Duong), Jembatan Bung, Jembatan Cam, feri Ben Thuy (Nghe An), feri Long Dai ( Quang Binh ).
Pada tahun 1969, Bapak Van Hien bekerja di surat kabar Lao Dong, dan pada tahun 1977 beliau pindah ke surat kabar Nghe An. Pada tahun 1993, beliau diangkat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi surat kabar Nghe An selama 17 tahun. Sejak tahun 2010, beliau menjabat sebagai Kepala Perwakilan Kantor Asosiasi Jurnalis Vietnam di wilayah Utara Tengah, Nghe An.
Bapak Pham Hong Ky, Kepala Kantor Perwakilan Utara Surat Kabar Nguoi Lao Dong, menyerahkan 10 juta VND dari program "Bunga Aprikot Emas Rasa Syukur" kepada jurnalis Van Hien. Foto: Huu Hung
Jurnalis Van Hien tidak hanya terkenal sebagai jurnalis perang, yang selalu hadir di titik-titik pertempuran paling sengit untuk mengabadikan adegan pertempuran heroik tentara dan rakyat kita dalam perang perlawanan melawan Amerika. Ia juga seorang kolektor banyak kisah menyentuh, merekonstruksi potret para jurnalis yang gugur di medan perang.
Jurnalis dan penyair Van Hien adalah penulis puisi terkenal "Tolong Jangan Panggil Aku Martir Tak Dikenal" . Puisi tersebut ditulis pada 27 Juli 1993, saat ia mengunjungi para martir di Pemakaman Internasional Vietnam-Laos, Distrik Anh Son, Nghe An . Kemudian, puisi yang menyentuh ini dimuat di banyak surat kabar besar, menyentuh hati jutaan orang.
Selama lebih dari 40 tahun berkarya di dunia tulis-menulis, jurnalis Van Hien telah menerbitkan lebih dari 20 buku dan banyak karya sastra serta jurnalistik yang berharga, seperti: "Moment and Forever", "Please Don't Call Me an Unknown Martyr", "Standing Under the Bomb Range", "Uncle Ho's Journalism Stories"...
Jurnalis Van Hien. Foto: Huu Hung
Saat ini, meskipun sudah memasuki usia senja, jurnalis Van Hien masih menulis artikel dan puisi setiap hari, dan karyanya selalu sangat diapresiasi oleh pembaca.
Atas nama program "Mai Vang Tri An", Bapak Pham Hong Ky, Anggota Dewan Redaksi, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Redaksi, dan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Utara Surat Kabar Nguoi Lao Dong, menyampaikan salam, dukungan, dan penghargaan berupa sertifikat serta dukungan sebesar 10 juta VND kepada jurnalis dan penulis Van Hien. Ia mendoakan kesehatannya dan semoga tulisannya semakin bernilai.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)