Ada banyak alasan untuk situasi ini, tetapi yang utama adalah sifat unik dari industri logistik, dengan aktivitas yang meliputi transportasi, pergudangan, pengiriman, bea cukai hingga distribusi, yang seringkali berlangsung di lokasi dan melibatkan banyak mitra, pelanggan, dan perantara. Ini berarti bahwa digitalisasi tidak dapat diimplementasikan secara terpisah, tetapi membutuhkan koordinasi yang sinkron dari infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia hingga proses manajemen.
Riset mengenai realitas bisnis di Binh Duong mengungkapkan bahwa tantangan terbesar adalah biaya investasi dan kemampuan untuk memilih solusi teknologi yang tepat. Transformasi digital di industri logistik bukan hanya tentang membeli perangkat lunak atau peralatan; ini adalah proses restrukturisasi komprehensif yang mencakup manajemen, proses, personel, dan budaya perusahaan. Asosiasi Logistik Binh Duong secara rutin menyelenggarakan lokakarya dan seminar, mengundang para ahli teknologi dan perwakilan dari perusahaan solusi digital untuk berbagi pengalaman, pelajaran praktis, dan model sukses baik di dalam maupun luar negeri dengan berbagai bisnis. Bersamaan dengan itu, asosiasi ini membangun basis data solusi transformasi digital yang telah terbukti di industri logistik, memberikan saran dan rekomendasi kepada anggota berdasarkan kebutuhan spesifik mereka.
Asosiasi Logistik Binh Duong juga secara proaktif menghubungkan bisnis anggotanya dengan perusahaan teknologi untuk mendukung survei, analisis, dan implementasi solusi digital yang disesuaikan dengan setiap bisnis. Koneksi ini tidak hanya membantu bisnis menghemat waktu dan biaya, tetapi juga memfasilitasi pembentukan "ekosistem digital" di industri logistik; selain itu, hal ini memanfaatkan kerja sama internasional untuk mempelajari model, standar, dan teknologi canggih dari negara dan perusahaan dengan sistem logistik modern terkemuka di seluruh dunia .
KHAI ANH
Sumber: https://baobinhduong.vn/chuyen-doi-so-de-khong-lac-nhip--a345986.html







Komentar (0)