Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mekanisme 'pembuangan sampah' secara tidak sengaja menjadi penyebab penyebaran penyakit Alzheimer.

DNVN - Sebuah penemuan inovatif dari para ilmuwan Israel menunjukkan bahwa sistem yang dirancang untuk membersihkan sel-sel otak justru dapat memberikan efek negatif, menyebabkan protein beracun menyebar ke sel-sel sehat di sekitarnya.

Tạp chí Doanh NghiệpTạp chí Doanh Nghiệp07/01/2026

Cơ chế dọn rác trong não lại khiến bệnh Alzheimer lan rộng. Ảnh: Internet.

Mekanisme pembuangan limbah otak justru menyebabkan penyakit Alzheimer menyebar. Foto: Internet.

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), para peneliti di Technion Institute of Technology (Israel) telah menemukan mekanisme tak terduga dalam perkembangan penyakit Alzheimer. Alih-alih menghancurkan protein yang rusak, sistem saraf yang bertanggung jawab untuk menghilangkan protein beracun terkadang "mendorong" protein tersebut keluar, tanpa disengaja menyebabkan penyakit menyebar lebih cepat di otak.

Ketika "instalasi pengolahan limbah" mengalami kerusakan.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Michael Glickman dan Dr. Ajay Wagh menyelidiki bagaimana neuron memproses protein yang rusak. Biasanya, protein yang disebut ubiquitin bertindak sebagai "penanda," membantu sel mengidentifikasi dan menghilangkan protein yang rusak untuk menjaga kesehatan otak.

Namun, masalah muncul ketika versi ubiquitin yang bermutasi, yang dikenal sebagai UBB+1, muncul. Kehadiran UBB+1 mengganggu proses pembersihan normal, yang menyebabkan penumpukan racun—salah satu ciri khas penyakit Alzheimer.

Untuk mengatasinya, sel menggunakan protein lain, p62, untuk "mengemas" UBB+1 beracun ini ke dalam vesikel pelindung guna menetralkan ancaman. Vesikel-vesikel ini dapat diangkut ke lisosom (pusat daur ulang di dalam sel) untuk dihancurkan, atau dapat dilepaskan ke ruang antar sel (cairan ekstraseluler).

Para ilmuwan menemukan bahwa ketika skenario kedua terjadi, fragmen protein beracun dari vesikel-vesikel ini dapat bocor keluar. Lebih berbahaya lagi, fragmen tersebut diserap oleh sel-sel saraf di dekatnya, menyebabkan penyakit Alzheimer menyebar ke seluruh otak.

Profesor Glickman menyamakan mekanisme ini dengan pembuangan sampah dalam kehidupan sehari-hari. "Semua orang ingin seseorang membersihkan sampah mereka," katanya. Namun, dalam kasus ini, neuron bertindak seperti tetangga yang buruk: alih-alih membuang sampah mereka sendiri, mereka membuangnya ke halaman tetangga.

Ia menjelaskan lebih lanjut: "Meskipun ini menyelesaikan masalah langsung untuk sel-sel individual, hal ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada seluruh jaringan otak." Tindakan perlindungan diri jangka pendek oleh satu sel ini secara tidak sengaja menjadi hukuman mati bagi sel-sel sehat di sekitarnya.

Harapan baru untuk diagnosis dan pengobatan.

Meskipun penemuan ini menggambarkan gambaran suram tentang bagaimana penyakit Alzheimer menyebar, hal ini juga membuka pintu harapan baru bagi dunia kedokteran. Tim peneliti di Technion mengusulkan dua aplikasi penting. Pertama, diagnosis dini. Dokter dapat menguji cairan serebrospinal untuk biomarker UBB+1, membantu mendeteksi penyakit Alzheimer pada tahap yang lebih awal daripada yang dimungkinkan saat ini.

Kedua, ada aspek pengobatan yang dipersonalisasi. Memahami mekanisme ini meletakkan dasar untuk mengembangkan obat-obatan baru yang secara langsung menargetkan jalur "pembuangan limbah" yang bermasalah, mencegah sel melepaskan protein beracun ke lingkungan sekitarnya.

Penemuan ini tidak hanya mengubah cara kita memahami patogenesis Alzheimer, tetapi juga memperingatkan bahwa terkadang, mekanisme pertahanan tubuh sendiri dapat menjadi musuh tersembunyi jika fungsinya terganggu.

Hien Thao

Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/cong-nghe/co-che-don-rac-vo-tinh-tro-thanh-thu-pham-phat-tan-benh-alzheimer/20260107102054834


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk