
Prosedur administratif di sektor pertanahan selalu menjadi salah satu perhatian utama masyarakat. Mengingat banyaknya dokumen dan proses yang kompleks, jika tidak diorganisir secara ilmiah dan transparan, penundaan dan ketidaknyamanan bagi warga sangat mungkin terjadi.
Mulai 1 Juli 2025, Komite Rakyat di tingkat komune akan menerima dan memproses 14 prosedur administratif di bidang pertanahan, seperti: pendaftaran tanah awal; pendaftaran perubahan (hibah, konversi, pengalihan, warisan); konfirmasi penggunaan lahan pertanian secara berkelanjutan; mediasi sengketa tanah, dan lain sebagainya.
Setelah implementasi, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh seperti sebelumnya; sebaliknya, mereka dapat mengajukan permohonan dan menerima hasilnya langsung di kantor Komite Rakyat komune. Prosedur penerimaan dan pemrosesan permohonan dipublikasikan secara transparan, sehingga memudahkan masyarakat untuk melacak dan memantau. Hingga saat ini, rata-rata tingkat permohonan terkait tanah yang hasilnya dikembalikan tepat waktu atau lebih cepat dari jadwal di tingkat komune telah mencapai 75% atau lebih tinggi.
Ibu Nong Thi Khoa, dari desa Keo Phi, komune Bang Mac, berbagi: "Saya perlu mendaftarkan tanah keluarga saya dan mendapatkan sertifikat penggunaan lahan. Oleh karena itu, saya pergi ke Pusat Layanan Administrasi Publik Komune untuk mengajukan permohonan saya. Di sana, saya menerima bimbingan yang penuh perhatian dari para petugas mengenai dokumen yang dibutuhkan; dan saya juga dibantu dalam mengajukan permohonan saya secara online dengan sangat cepat dan mudah."
Untuk mencapai hasil ini, sejak implementasi model baru, Komite Rakyat Provinsi secara teratur mengarahkan Komite Rakyat di tingkat kecamatan untuk secara efektif menerima, memproses, dan mengembalikan hasil prosedur administrasi kepada masyarakat, terutama prosedur-prosedur besar seperti pertanahan, peradilan, pencatatan sipil, notarisasi, dan lain-lain, memastikan prosedur berjalan lancar, menyeluruh, dan sesuai aturan.
Ibu Hoang Thi Luan, Wakil Direktur Pusat Pelayanan Administrasi Publik Provinsi, mengatakan: Setelah model pemerintahan daerah dua tingkat mulai beroperasi, pusat tersebut menyarankan Komite Rakyat Provinsi untuk mengeluarkan arahan dan dokumen panduan tentang pengendalian dan reformasi prosedur administrasi, serta untuk menerapkan mekanisme layanan satu pintu dan layanan satu pintu terpadu, termasuk prosedur terkait tanah. Selain itu, pusat tersebut secara teratur mendukung dan membimbing kecamatan dan desa mengenai aspek profesional dan teknis terkait prosedur administrasi dengan sebaik mungkin, terutama proses penerimaan dan pelaksanaan prosedur administrasi di Portal Pelayanan Publik Nasional.
Oleh karena itu, Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan desa telah secara proaktif mengatur pusat-pusat pelayanan administrasi publik di lokasi yang strategis, dengan memperhatikan peningkatan struktur organisasi dan berinvestasi dalam fasilitas, mesin, dan peralatan. Hal ini membantu memenuhi persyaratan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang telah ditetapkan dan memastikan penerimaan dan pemrosesan prosedur administrasi terkait tanah yang tidak terputus di wilayah yurisdiksi mereka.
Bapak Luong Dinh Oanh, Wakil Direktur Pusat Pelayanan Administrasi Publik Komune Loc Binh, mengatakan: "Dalam menerapkan model baru ini, komune menugaskan staf khusus untuk membimbing masyarakat dalam melaksanakan prosedur pertanahan, menjawab pertanyaan, dan membantu masyarakat menyelesaikan berkas mereka sesuai peraturan. Hasilnya, proses penerimaan dan pengolahan berkas menjadi semakin terstandarisasi, dan koordinasi antar departemen menjadi lebih erat. Dari tanggal 1 Juli 2025 hingga saat ini, pusat tersebut telah menerima 477 berkas pertanahan, menyelesaikan dan mengembalikan hasil untuk 176 berkas, mencapai lebih dari 75%."
Selain itu, di pusat-pusat layanan administrasi publik tingkat komune, informasi tentang prosedur administrasi terkait tanah diposting secara lengkap dan jelas, membantu masyarakat mempersiapkan dokumen mereka secara proaktif dan mengurangi kebutuhan untuk pengajuan berulang. Semangat pelayanan staf dan pegawai negeri juga menunjukkan banyak perubahan positif, yang bertujuan untuk kepuasan masyarakat.
Penerapan prosedur pertanahan di tingkat komune telah mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa arah ini tepat dan sesuai dengan kebutuhan praktis. Hal ini tidak hanya menjamin hak-hak sah pengguna lahan tetapi juga berkontribusi pada peningkatan pembangunan sosial -ekonomi dan membangun pemerintahan lokal yang lebih modern, profesional, dan melayani masyarakat.
Mulai 1 Juli 2025, Komite Rakyat di tingkat komune akan menerima dan memproses 14 prosedur administratif di bidang pertanahan, seperti: pendaftaran tanah awal; pendaftaran perubahan (hibah, konversi, pengalihan, warisan); konfirmasi penggunaan lahan pertanian secara berkelanjutan; mediasi sengketa tanah, dll. Setelah implementasi, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh seperti sebelumnya; sebaliknya, mereka dapat mengajukan permohonan dan menerima hasilnya langsung di kantor Komite Rakyat komune. |
Sumber: https://baolangson.vn/thuan-loi-thu-tuc-dat-dai-cap-xa-5090973.html







Komentar (0)