Menurut BGR , sebuah sumber internal mengatakan Intel telah mulai menjual chip berkualitas rendah, produk yang sebelumnya dibuang, ke pasar. Langkah ini dipicu oleh tingginya permintaan GPU (prosesor grafis) dari pusat data, yang menyebabkan kekurangan chip dan lonjakan harga hingga ratusan persen dalam beberapa kasus.

CPU Intel sedang "dimodifikasi" karena kekurangan pasokan.
FOTO: REUTERS
Saat ini, CPU juga menghadapi tekanan dari tuntutan AI karena bersaing dengan GPU. Prioritas produksi GPU telah mengurangi pasokan CPU, sementara permintaan CPU juga meningkat untuk mendukung tugas-tugas AI yang kompleks.
Apa yang mendorong Intel untuk mengambil langkah kontroversial ini?
Untuk lebih memahami strategi Intel, perlu menganalisis proses pembuatan chip-nya. Intel memproduksi prosesor pada lempengan silikon besar, yang masing-masing berisi ratusan CPU. Chip di tepi lempengan silikon seringkali memiliki cacat kecil, seperti perbedaan ukuran transistor.
Alih-alih membuang chip-chip yang seharusnya dihentikan produksinya, Intel mengemasnya ke dalam produk-produk berbiaya rendah dan memasarkannya. Meskipun sebelumnya chip berkualitas rendah seringkali mengakibatkan kelebihan persediaan, tingginya permintaan saat ini telah membuat konsumen dengan mudah menerima produk-produk ini, sehingga memotivasi Intel untuk terus mengejar strategi bisnis baru ini.
Strategi ini membantu Intel mencatatkan pendapatan sebesar $13,6 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, jauh melebihi proyeksi sebesar $12,36 miliar. Selain itu, harga jual rata-rata (ASP) juga meningkat secara signifikan, dengan ASP CPU server naik 27%, yang berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan Intel.
Pertanyaannya adalah apakah ini strategi jangka pendek dalam konteks kekurangan chip, atau apakah perusahaan akan mengadopsinya di masa depan untuk mengoptimalkan keuntungan? Dengan kebutuhan komputasi AI yang terus tumbuh seperti sekarang, kemungkinan Intel akan terus mengejar strategi menjual chip berkualitas rendah setidaknya untuk beberapa waktu lagi.
Sumber: https://thanhnien.vn/cpu-tuong-bo-di-cua-intel-van-duoc-ban-ra-thi-truong-185260429102532653.htm








Komentar (0)