Di tengah perkembangan Delta Mekong yang semakin pesat, Cu Lao Gieng masih mempertahankan suasana damainya, seperti tempat kenangan masa lalu.
Jalan-jalan sempit yang dipenuhi pepohonan, dentang lonceng gereja di sore hari, dan penyeberangan feri yang tenang menjadikan tempat ini destinasi yang penuh nostalgia di wilayah barat daya Vietnam.
Jelajahi Pulau Cu Lao Gieng
Cu Lao Gieng terletak di tengah Sungai Tien, di komune Cu Lao Gieng, provinsi An Giang . Pulau ini dikenal sebagai "pulau hijau" karena lanskap tamannya yang khas dan peninggalan budaya dan keagamaan unik yang relatif terjaga keutuhannya.
Dari pusat Long Xuyen, pengunjung dapat menempuh perjalanan sekitar 30 km untuk mencapai Cu Lao Gieng. Perjalanan menggunakan feri kecil, menyusuri perairan aluvial, merupakan pengalaman unik yang dinikmati banyak orang saat menjelajahi daerah ini.
Yang membuat Cu Lao Gieng unik adalah perpaduan budaya yang langka di sebuah pulau kecil di tengah Sungai Tien. Pulau ini merupakan rumah bagi banyak bangunan keagamaan dengan arsitektur yang memadukan pengaruh Barat dengan budaya Vietnam Selatan.
Yang paling terkenal adalah Gereja Cu Lao Gieng – salah satu gereja kuno terkenal di wilayah barat daya Vietnam. Menurut dokumen yang dipajang di gereja tersebut, pembangunan dimulai pada tahun 1875 pada masa pemerintahan Kaisar Tu Duc dan selesai pada tahun 1887 pada masa pemerintahan Kaisar Dong Khanh. Sebagian besar bahan bangunan diimpor dari Prancis ke Vietnam.
Gereja ini memiliki arsitektur Gotik Eropa dengan langit-langit berkubah tinggi, koridor panjang, dan halaman luas yang dinaungi oleh pepohonan kuno. Di tengah suasana damai pulau ini, bangunan tersebut menciptakan keindahan yang kuno dan berbeda dari banyak daerah pedesaan lainnya di Delta Mekong.
Tidak jauh dari gereja terdapat Biara Penyelenggaraan Ilahi dan Biara Fransiskan – bangunan keagamaan kuno yang terkait dengan sejarah karya misionaris di Vietnam Selatan. Di antara arsitektur bergaya Barat terdapat kuil-kuil kuno seperti Pagoda Thanh Hoa dan Pagoda Phuoc Thanh, menciptakan ruang budaya yang beragam di pulau kecil di tengah sungai ini.

Yang membuat banyak wisatawan menyukai Pulau Cu Lao Gieng bukan hanya arsitektur kunonya, tetapi juga gaya hidup yang tenang khas Delta Mekong. Jalan-jalan desa yang dinaungi rumpun bambu, deretan pohon pinang, kebun mangga, dan kebun lengkeng menciptakan pemandangan yang langka dan damai.
Pagi hari di Cu Lao Gieng dimulai dengan suara perahu motor di sungai, orang-orang saling menyapa di dermaga, dan aroma kue tradisional yang tercium di pasar-pasar kecil. Di siang hari, sinar matahari keemasan menyinari atap-atap kuno dan pepohonan di sepanjang jalan, membuat seluruh pulau tampak melambat dalam suasana yang tenang.
Rasakan nuansa "Delta Mekong tempo dulu".
Selain wisata spiritual dan penjelajahan arsitektur kuno, Cu Lao Gieng juga mengembangkan model ekowisata berbasis komunitas. Beberapa destinasi wisata taman, homestay, dan pengalaman kehidupan pedesaan telah dibangun untuk melayani wisatawan. Daerah ini mengarahkan pengembangannya ke arah ekowisata yang terkait dengan budaya, kepercayaan, dan kerajinan tradisional.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak wisatawan muda berbondong-bondong ke Cu Lao Gieng untuk merasakan sisa-sisa "Delta Mekong kuno" di tengah kehidupan modern. Tidak terlalu ramai atau dikomersialkan, tempat ini masih mempertahankan pesona pedesaannya dengan penyeberangan feri, jalan-jalan kecil di tepi sungai, dan gaya hidup sederhana penduduk setempat.
Kuliner di Pulau Cu Lao Gieng juga mencerminkan cita rasa wilayah Barat Daya Vietnam, dengan hidangan sederhana seperti ikan linh, sup ikan fermentasi, banh xeo (panekuk gurih Vietnam), ketan bakar dengan pisang, dan buah-buahan musiman dari kebun. Banyak wisatawan memilih untuk duduk di restoran kecil di tepi sungai untuk menikmati suasana damai yang menjadi ciri khas daerah ini.
Menurut pihak berwenang setempat, Cu Lao Gieng saat ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis komunitas dan budaya berkat sistem struktur arsitektur kuno, lanskap ekologis, dan kehidupan budaya yang beragam.
Pengakuan Cu Lao Gieng sebagai komune pulau oleh provinsi An Giang merupakan tonggak penting, menandai transformasi besar bagi wilayah pulau ini di tengah Sungai Tien; membuka pintu bagi Cu Lao Gieng untuk mengakses mekanisme dan kebijakan preferensial dalam investasi infrastruktur, pembangunan sosial ekonomi, dan peningkatan taraf hidup masyarakatnya.
Mungkin setelah meninggalkan Cu Lao Gieng, para pengunjung akan selalu mengingat perasaan duduk di tepi sungai yang sejuk, mendengarkan dentang lonceng gereja di sore hari, dan menyaksikan pepohonan hijau memantulkan bayangannya di Sungai Tien.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/cu-lao-gieng-mien-co-tich-giua-dong-song-tien-post1109022.vnp








Komentar (0)