
Festival ini diselenggarakan di desa ekowisata Pơmu (komune Hùng Sơn), dengan persiapan yang cermat oleh pemerintah dan masyarakat setempat.
Setiap upacara dilakukan dengan khidmat, sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Co Tu kepada hutan – sumber kehidupan yang terkait erat dengan kehidupan sehari-hari, produksi, dan budaya komunitas mereka.
Saat genderang dan gong bergemuruh, masyarakat Co Tu ikut serta dalam tarian tang tung da da, berdoa memohon perlindungan ilahi dan berkah untuk desa yang makmur dan damai.

Puncak acara festival tahun ini adalah perjalanan menjelajahi tujuh rute menuju situs warisan hutan cemara. Dari jalur hutan, pengunjung menyusuri rimbunnya pepohonan, secara bertahap mencapai hutan cemara yang luas membentang lebih dari 450 hektar.
Area ini melestarikan gugusan 1.146 pohon cemara yang diakui sebagai Pohon Warisan Vietnam. Di antara mereka terdapat banyak pohon cemara kuno, dengan batang yang sangat besar sehingga dibutuhkan lebih dari 10-12 orang dewasa untuk melingkarinya.

Menurut Bapak Ta Ngon Thieu, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Hung Son, masih belum memungkinkan untuk menghitung secara akurat jumlah pohon cemara di hutan ini, karena jumlah pohon yang beregenerasi terus meningkat dari tahun ke tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem hutan terlindungi dan dipulihkan dengan baik, menciptakan fondasi penting bagi pengembangan ekowisata berkelanjutan. Setiap pohon memiliki bentuk dan ceritanya sendiri, dan penduduk setempat telah memberi mereka nama-nama yang akrab dan hidup, mencerminkan ikatan erat antara manusia dan hutan.
“Sepanjang festival terdapat kegiatan budaya yang berkaitan dengan hutan masyarakat Co Tu, yang secara jelas menunjukkan orientasi pemerintah daerah dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya tradisional sekaligus melindungi sumber daya hutan. Melalui ini, kita akan secara bertahap dan efektif memanfaatkan potensi ini untuk mengembangkan ekowisata dan wisata komunitas, berkontribusi dalam menciptakan mata pencaharian dan meningkatkan kehidupan masyarakat,” kata Bapak Thieu.







Sumber: https://baodanang.vn/dac-sac-le-hoi-ta-on-rung-o-xa-bien-gioi-hung-son-3331154.html








Komentar (0)