Đăng Dương, Noo Phước Thịnh, Võ Hạ Trâm hẹn với

Dari kiri ke kanan: Noo Phuoc Thinh, Vo Ha Tram, Artis Rakyat Dang Duong


Pada malam tanggal 10 Agustus, acara “Tanah Air di Hati” yang diselenggarakan oleh Surat Kabar Nhan Dan bekerja sama dengan Komite Rakyat Hanoi akan resmi berlangsung - menandai momen yang tak terlupakan dalam seni kontemporer Vietnam.

Bukan sekadar pertunjukan, ini adalah ruang seni berlapis-lapis, yang menghubungkan kedalaman sejarah dengan nafas kontemporer, membangkitkan dalam diri setiap orang cinta terhadap Tanah Air dari hal-hal yang terdalam dan paling bergairah.


Konser yang belum pernah terjadi sebelumnya: Ketika seni melampaui semua batasan

Dengan partisipasi seniman mulai dari musik arus utama hingga kontemporer seperti: Artis Berjasa Dang Duong, Tung Duong, Ha Le, Noo Phuoc Thinh, Toc Tien, Dong Hung, Vo Ha Tram, Suboi, Pham Thu Ha dan grup musik Oplus, "To Quoc Trong Tim" membuka panggung di mana semua batasan genre larut dalam emosi yang sama - cinta tanah air.


Đăng Dương, Noo Phước Thịnh, Võ Hạ Trâm hẹn với

Penyanyi Vo Ha Tram


Belum pernah ada konser di Vietnam yang mempertemukan penyanyi yang tampaknya tidak berhubungan dalam gaya, berdiri bersama di satu panggung untuk menceritakan kisah umum tentang Tanah Air: dari lagu-lagu heroik dan kepahlawanan dari Artis Berjasa Dang Duong, hingga perspektif segar dan tajam dari Suboi, melodi klasik dari Pham Thu Ha, atau pop trendi dari Toc Tien dan Noo Phuoc Thinh.


Ini adalah “harmoni” tidak hanya dalam musik tetapi juga dalam jiwa – yang mengekspresikan keberagaman tetapi juga persatuan suatu bangsa.


Panggung sebagai ruang untuk bercerita secara historis dan emosional

Musiknya tidak hanya inovatif, tetapi program ini juga memiliki panggung yang diinvestasikan dengan cermat – di mana seni pertunjukan diangkat ke status ikonik.


Menurut kru produksi, "Tanah Air di Hati" akan menggunakan elemen-elemen panggung yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam konser mana pun di Vietnam – mulai dari teknologi proyeksi, properti yang ekspresif, hingga desain suara dan cahaya yang "dipahat" untuk tidak hanya menyajikan visual, tetapi juga membangkitkan memori masyarakat akan momen-momen sakral bangsa.


Đăng Dương, Noo Phước Thịnh, Võ Hạ Trâm hẹn với

Penyanyi Tung Duong

Bukan suatu kebetulan bahwa program ini diselenggarakan oleh Surat Kabar Nhan Dan, corong Partai, dan pemerintah Kota Hanoi - ibu kota budaya seribu tahun.

Karena “Tanah Air di Hati” bukan sekadar produk budaya – melainkan penegasan artistik akan keberanian, kedalaman spiritual, dan aspirasi untuk berintegrasi di era baru.


Ketika seniman menjadi pembawa pesan spiritual

Dengan berpartisipasi dalam program tersebut, para seniman bukan sekadar penyanyi yang tampil, tetapi juga menjadi "pembawa pesan emosional", yang menceritakan kisah-kisah melalui suara dan cahaya, menyampaikan lapisan konten yang mendalam: mulai dari kebanggaan nasional, keinginan untuk perdamaian , hingga keprihatinan kaum muda dalam menemukan diri mereka di dunia global.


Đăng Dương, Noo Phước Thịnh, Võ Hạ Trâm hẹn với

Penyanyi Vo Ha Tram


Munculnya nama-nama seperti Tung Duong, Ha Le, atau Suboi semakin menonjolkan semangat inovasi dan adaptasi. Mereka mewakili generasi seniman yang senantiasa kreatif namun tetap membawa nilai-nilai tradisional dalam diri mereka.

Ketika mereka bernyanyi dalam program yang sama dengan Dang Duong atau Pham Thu Ha – itu seperti jembatan antara ingatan dan masa kini, antara identitas dan evolusi.


Jadi, jangan anggap ini sekadar malam musik. "Tanah Air di Hati" adalah sebuah undangan, sebuah kencan dengan hal-hal paling sakral di hati setiap orang Vietnam.

Ini adalah bukti nyata bahwa seni, jika menyentuh denyut emosional bangsa yang tepat, tidak lagi hanya sekadar hiburan, tetapi pernyataan cinta yang paling nyata terhadap tanah air, iman, dan solidaritas.

Dan malam ini, 10 Agustus, kita punya janji dengan Tanah Air di Hati kita – bukan di suatu tempat tertentu, melainkan di ruang harmonis hati yang berdetak bersama untuk Vietnam.