
Di desa Ngoc Kinh Tay (komune Ha Nha), penduduknya sangat akrab dengan sosok Bapak Nguyen Van Phan, yang menerobos hujan untuk memeriksa kerusakan di desanya segera setelah badai dan banjir, atau sibuk memasang bendera dan menyiapkan spanduk untuk setiap hari raya dan Tet (Tahun Baru Imlek).
Di usianya yang sudah lebih dari 70 tahun dan dengan hampir 40 tahun menjadi anggota Partai, Bapak Phan masih mempertahankan kebiasaan "mendatangi rumah-rumah" untuk memobilisasi masyarakat agar berpartisipasi dalam gerakan lokal. Baginya, "mobilisasi masyarakat yang terampil" bukan hanya sekadar kata-kata kosong, tetapi harus dimulai dengan perilaku teladan dari para anggota Partai.
Pak Phan tidak hanya menjaga kelancaran operasional desa, tetapi juga memprakarsai banyak inisiatif komunitas seperti menanam bunga di sepanjang jalan, melakukan pembersihan umum jalan dan gang desa, serta meluncurkan model "Penerangan Jalan Desa". Dari hanya beberapa lokasi awal, kini hampir semua gang di Ngoc Kinh Tay diterangi pada malam hari. Warga secara sukarela menyumbangkan tenaga dan sumber daya mereka untuk memelihara sistem penerangan tersebut.
Setiap musim hujan, orang-orang akan melihat Pak Phan dengan jas hujan lamanya, menyusuri desa-desa kecil, memeriksa kerusakan pada rumah dan tanaman. Dedikasinya membuatnya mendapatkan rasa hormat dan kepercayaan dari setiap orang yang menyebut namanya.
"Selama kita sehat, kita akan terus bekerja. Anggota partai harus memberi contoh agar rakyat percaya dan mengikuti mereka," kata Bapak Phan.
Sementara Bapak Phan terlibat dalam urusan desa melalui gerakan masyarakat, di desa Lam Tay (komune Ha Nha), Bapak Tu Thanh Hai memilih untuk berkontribusi melalui tugas-tugas kecil sehari-hari.

Di usianya yang sudah lebih dari 70 tahun, Pak Hai bangun pukul 4 pagi setiap hari untuk menyapu jalan, mencabuti gulma, dan memangkas pepohonan di sepanjang jalan desa. Sepeda tuanya selalu membawa sapu, gunting pangkas, dan beberapa peralatan berkebun. Awalnya, ia hanya berniat menanam beberapa rumpun bunga di depan rumahnya, tetapi melihat jalan desa masih dipenuhi gulma, ia diam-diam menanam lebih banyak pohon dan bunga di sepanjang jalan menuju desa.
Hari demi hari, pohon-pohon kecil itu tumbuh semakin tinggi, mengubah jalan pedesaan menjadi jalan setapak hijau subur yang dipenuhi bunga-bunga berwarna-warni. Untuk sementara waktu, banyak yang menganggapnya sebagai orang yang suka ikut campur, mencampuri urusan yang tidak perlu, tetapi Tuan Hai tidak menjelaskan atau tersinggung. Ia terus dengan tenang menyapu jalan dan menyirami pohon-pohon sebagai rutinitas.
Ketekunan itulah yang mengubah persepsi banyak penduduk desa. Dari seseorang yang dengan tenang merawat pepohonan di sepanjang jalan, kini lebih banyak rumah tangga di desa yang secara proaktif menanam bunga, menjaga kebersihan lingkungan, dan bekerja sama untuk membangun lanskap yang hijau, bersih, dan indah. "Sebagai anggota Partai, saya harus memberi contoh. Apa pun yang dapat saya lakukan yang bermanfaat bagi desa, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk melakukannya," kata Bapak Hai singkat.
Di desa Phiếm Ái 2 (komune Đại Lộc), Ibu Lê Thị Kim Phụng dikenal oleh penduduk setempat karena keterlibatan aktifnya dalam kegiatan lingkungan dan masyarakat.
Setelah lebih dari 30 tahun berkarya di bidang serikat pekerja, bahkan setelah pensiun, Ibu Phung terus berpartisipasi dalam kegiatan Partai, terpilih sebagai Sekretaris Cabang Partai desa Phiếm Ái 2, dan memainkan peran penghubung di antara masyarakat dalam banyak gerakan lokal.
Kelompok "Olahraga Hijau untuk Komunitas", yang didirikan olehnya, menarik banyak anggota termasuk pensiunan pejabat, guru, petani, dan pemilik usaha kecil yang berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih, memungut sampah, menanam pohon, dan memelihara jalanan yang dipenuhi bunga.
Pada akhir tahun 2023, ketika area sekitar kuil desa Phiếm Ái menjadi tempat pembuangan sampah ilegal, Ibu Phụng dan anggota kelompoknya memobilisasi warga untuk membersihkan, memilah sampah, memasang rambu-rambu yang melarang membuang sampah sembarangan, dan mengubah area tersebut menjadi taman bunga.
"Saya pikir saya harus memimpin agar orang lain mengikuti. Untuk memobilisasi kekuatan masyarakat, Anda harus terlebih dahulu dekat dengan mereka dan memberi contoh yang baik," ujar Ibu Phung. Berkat ketekunan itu, area yang dulunya dipenuhi sampah kini telah menjadi ruang yang bersih dan indah, dan model tersebut telah menyebar ke banyak kawasan perumahan lainnya.
Sumber: https://baodanang.vn/dang-vien-di-truc-viec-kho-co-dan-dong-long-3338633.html







Komentar (0)