Cara tercepat untuk menemukan soal ujian masuk Matematika kelas 10 Kota Ho Chi Minh tahun 2026.
Pagi ini (2 Juni), lebih dari 151.000 siswa di Kota Ho Chi Minh secara resmi mengikuti ujian Matematika, mata pelajaran terakhir dari ujian masuk sekolah menengah negeri tahun ini.
Surat kabar daring Dan Viet akan memperbarui soal ujian Matematika kelas 10 Kota Ho Chi Minh tahun 2026 di sini secepat mungkin…
Menurut informasi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, mengikuti arahan Program Pendidikan Umum 2018, ujian Matematika tahun ini telah mengalami banyak perubahan untuk membatasi pembelajaran hafalan dan mendorong pembelajaran mandiri serta kreativitas. Ujian Matematika terdiri dari 7 soal dengan skala 10 poin, yang berfokus pada tiga bidang pengetahuan: Geometri dan Pengukuran, Bilangan dan Aljabar, serta Statistika dan Probabilitas.
Ujian ini bertujuan untuk menilai kemampuan berpikir siswa, penalaran matematika, kemampuan pemodelan, dan terutama mengharuskan mereka untuk menerapkan pengetahuan mereka untuk memecahkan masalah dunia nyata.

Jika melihat kembali nilai-nilai dari tahun-tahun sebelumnya, Matematika selalu menjadi mata pelajaran yang sangat menantang dan efektif membedakan kandidat. Secara khusus, pada tahun 2025, Kota Ho Chi Minh mencatat lebih dari 28.000 dari lebih dari 76.000 kandidat yang memperoleh nilai di bawah 5 dalam Matematika.
Rata-rata, lebih dari satu dari tiga kandidat memperoleh skor di bawah rata-rata. Secara khusus, dalam kelompok yang mendapat skor rendah, 125 kandidat memperoleh skor 0,25 poin; 108 kandidat memperoleh skor 0,5 poin; 166 kandidat memperoleh skor 0,75 poin; dan 326 kandidat memperoleh skor 1 poin.
Demikian pula, pada tahun 2024, dari lebih dari 98.400 peserta ujian, lebih dari 55.000 peserta mendapat nilai di bawah 5 dalam Matematika, setara dengan hampir 56% dari total jumlah peserta ujian. Dari jumlah tersebut, 142 peserta ujian mendapat nilai 0,5 dan 188 peserta ujian hanya mendapat nilai 0,75.

Kecemasan dan antisipasi menjelang ujian masuk Matematika kelas 10 Kota Ho Chi Minh tahun 2026.
Sesuai jadwal, pagi hari para kandidat akan mengikuti ujian Matematika dengan batas waktu 120 menit. Pada siang hari di hari yang sama, mereka yang mendaftar untuk kelas khusus atau terpadu akan melanjutkan mengikuti ujian mata pelajaran khusus atau terpadu tersebut.
Menurut laporan wartawan, mulai pukul 6 pagi, lokasi ujian di seluruh kota ramai. Berkat kehadiran polisi dan petugas lalu lintas yang telah bertugas sejak pagi untuk mengatur arus lalu lintas, tidak terjadi kemacetan di sekitar gerbang sekolah, sehingga menciptakan lingkungan yang aman bagi orang tua yang mengantar dan menjemput anak-anak mereka.

Tiba sangat pagi di lokasi ujian, Bapak Tri (dari komune Nha Be) dengan tenang memperhatikan putrinya berjalan melewati gerbang sekolah. Ia mengatakan bahwa ia dan putrinya harus bangun saat subuh untuk menempuh perjalanan jauh tersebut.
"Pekerjaan saya sibuk, tetapi saya selalu berusaha meluangkan waktu untuk mengantar anak saya ke ujian. Keluarga tidak memberi tekanan pada kami; kami hanya berharap anak kami bersekolah di tempat yang sesuai dengan kemampuannya," ujar Bapak Tri. Sebelum ujian, orang tua ini dengan hati-hati mengingatkan anaknya untuk tetap tenang dan fokus pada pola makan yang baik agar terhindar dari masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kinerja mereka.
Dari sisi siswa, banyak yang memasuki hari terakhir ujian dengan percaya diri setelah berhasil menyelesaikan dua mata pelajaran pertama. Namun, banyak juga siswa yang mengungkapkan rasa gugup dan cemas karena ini adalah ujian penting. Nguyen Hien, seorang kandidat yang mengikuti ujian di Sekolah Menengah Truong Chinh, berbagi: "Saya tidak terlalu menekan diri sendiri, tetapi hanya berusaha sebaik mungkin untuk mencapai hasil terbaik."
Sumber: https://danviet.vn/de-thi-mon-toan-vao-lop-10-tphcm-nam-2026-gom-phan-nao-d1431523.html







Komentar (0)