Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

“Inside out” – sebuah perjalanan untuk menjelajahi lukisan abstrak

Pameran tunggal pertama seniman Tran Le Nam yang bertajuk “Going from inside out” berlangsung di Art Space – Vietnam University of Fine Arts (42 Yet Kieu, Cua Nam, Hanoi), menandai tonggak baru dalam perjalanannya selama lebih dari 20 tahun keterikatannya dengan lukisan abstrak.

Hà Nội MớiHà Nội Mới07/10/2025

Dimulai dengan pameran kelompok di Hanoi pada awal tahun 2000-an, Tran Le Nam adalah nama yang dikenal di dunia seni karena ia memiliki gaya yang unik, kuat, dan tegas yang sesuai dengan kepribadian seorang "anak jalanan".

truu-tuong-5.jpg
Pelukis Tran Le Nam (kanan) pada pameran tunggal pertamanya. Foto: T.Huong

Sebelum menekuni seni lukis abstrak, Tran Le Nam sangat tertarik pada impresionisme dan ekspresionisme, sekaligus mengeksplorasi jalan yang sesuai dengan temperamen dan perspektif estetikanya. Ia mempelajari buku-buku secara otodidak, terutama dari pengalaman hidup yang kaya dan praktiknya yang berkelanjutan. Pada pameran kelompok Exit tahun 2005, seniman Tran Le Nam memamerkan lukisan abstrak pertamanya, mengawali perjalanannya dalam melukis abstrak selama dua dekade.

Menjelaskan judul pameran "Dari Dalam ke Luar", seniman Tran Le Nam berkata: "Seni harus menghadirkan inti hakikat yang tersembunyi di balik cangkang luar realitas material. Ketika mempelajari struktur alam, saya menemukan kekayaannya yang luar biasa. Dalam hal garis, ada garis horizontal, vertikal, bengkok, lengkung, terbuka, tertutup, tumpang tindih... ada garis-garis individual dan kombinasi garis. Hal yang sama berlaku untuk bentuk, ada bentuk-bentuk individual dan kombinasi bentuk-bentuk gabungan; ada warna dan rangkaian warna; multidimensi, multiritmis... Ketika memahami struktur objek alam, seniman dapat menghancurkan bentuk eksternal, secara aktif merestrukturisasi, menata ulang dalam tatanan mereka sendiri, dan melalui proses itu, dapat mengekspresikan jati diri. Pemikiran dan kajian itulah yang membawa saya pada seni abstrak."

truu-tuong-1.jpg
Menikmati karya seniman Tran Le Nam. Foto: T.Huong

Pameran ini menampilkan karya-karya sang seniman dalam dua fase. Fase 2018-2022 mencakup lukisan-lukisan yang dibentuk melalui proses "mengambil" – mengikis, mengikis, dan menghilangkan lapisan-lapisan cat untuk mengeksploitasi struktur objek. Fase 2022-2025, lukisan-lukisan tersebut dibangun dengan banyak lapisan cat yang tumpang tindih, tebal, buram, dan berat, menciptakan efek ilusi sekaligus mekanis.

Kedua tahap itu bertolak belakang, tetapi tetap bertemu dalam satu konsep estetika yang konsisten, yakni bertujuan pada keindahan yang kasar dan kuat, menekankan hal-hal umum, dan menghargai semangat daripada detail.

Peneliti dan kritikus seni Vu Huy Thong berkomentar bahwa bagi Tran Le Nam, praktik melukis abstrak merupakan perjalanan yang panjang, gigih, dan konsisten. Ia tidak mengikuti tren pasar, tetapi teguh pada cita-cita kreatifnya sendiri, baik dalam merestrukturisasi realitas maupun menyampaikan pemikiran pribadi. Inilah yang membuat pameran ini istimewa.

Di usianya yang lebih dari 60 tahun, setelah puluhan tahun berkarya dengan tekun, seniman Tran Le Nam masih teguh di jalur seni lukis abstraknya. "Saat berkarya, seseorang dapat melukis gambar yang sama berulang-ulang hingga mencapai ekstasi. Citra kehidupan sangatlah kaya, kita hanya perlu mata dan hati untuk menemukan keindahannya dan memberinya semangat, untuk memiliki sebuah karya seni," ungkap sang seniman.

Sebagai pameran tunggal pertamanya, “Going from inside out” juga merupakan manifesto artistik seniman Tran Le Nam, yang menunjukkan hasratnya dalam perjalanan kreatif.

Pameran ini berlangsung hingga 11 Oktober.

Beberapa karya di pameran:

truu-tuong-6.jpg
truu-tuong-7.jpg
truu-tuong-4.jpg
truu-tuong-2.jpg
truu-tuong-3.jpg

Sumber: https://hanoimoi.vn/di-tu-trong-ra-inside-out-hanh-trinh-kham-pha-hoi-hoa-truu-tuong-718675.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Ibu kota aprikot kuning di wilayah Tengah mengalami kerugian besar setelah bencana alam ganda
Kedai kopi Hanoi bikin heboh dengan suasana Natal ala Eropa
Kedai kopi Dalat mengalami peningkatan pelanggan sebesar 300% karena pemiliknya berperan dalam film 'silat'
Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Naskah Nom Dao - Sumber pengetahuan masyarakat Dao

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk