Pada sore hari tanggal 29 April, Komite Pengarah Ujian Masuk Sekolah Menengah Atas di provinsi Dien Bien mengadakan pertemuan untuk membahas persiapan ujian masuk tahun ajaran 2026-2027. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Bapak Nguyen Van Doat, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dien Bien, dan dihadiri oleh anggota Komite Pengarah Ujian Masuk Sekolah Menengah Atas untuk tahun ajaran 2026-2027.
Pada pertemuan tersebut, para delegasi mendengarkan laporan tentang rencana dan metode untuk mengatur pendaftaran siswa kelas 10 untuk sekolah menengah atas, Sekolah Menengah Atas Etnis Provinsi, Sekolah Menengah Kejuruan Le Quy Don, dan program pendidikan berkelanjutan di tingkat sekolah menengah atas untuk tahun ajaran 2026-2027. Alokasi kuota pendaftaran akan didasarkan pada ketersediaan fasilitas, tenaga pengajar, dan perencanaan jaringan sekolah di daerah tersebut.

Sesuai rencana, ujian masuk kelas 10 dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 25 dan 26 Mei di 33 lokasi ujian di seluruh provinsi. Kandidat akan mengikuti tiga mata pelajaran wajib: Matematika, Sastra, dan Bahasa Inggris, dengan alokasi waktu untuk masing-masing mata pelajaran masing-masing 90 menit, 120 menit, dan 60 menit. Banyak lokasi ujian terletak di daerah terpencil di mana transportasi sulit diakses.
Mengenai penerimaan siswa, sekolah menengah melakukan penerimaan berdasarkan wilayah geografis yang telah ditentukan. Siswa yang mendaftar di pilihan pertama mereka tetapi tidak diterima masih dapat menggunakan hasil ujian mereka untuk mendaftar ke sekolah menengah lain di wilayah geografis yang sama jika masih ada lowongan. Selama proses tersebut, Departemen Pendidikan akan menyesuaikan kuota penerimaan dan wilayah geografis sesuai dengan situasi aktual.
Secara spesifik, SMA Kejuruan Le Quy Don menyelenggarakan ujian masuk dengan 3 mata pelajaran umum: Matematika, Sastra, dan Bahasa Asing, serta 1 mata pelajaran khusus untuk setiap kelas kejuruan. Waktu yang dialokasikan untuk ujian mata pelajaran khusus adalah 120 menit. Siswa yang tidak lulus ujian masuk SMA kejuruan dapat menggunakan hasil mata pelajaran umum mereka untuk mendaftar ke SMA lain di daerah tersebut, serupa dengan kandidat yang mendaftar ke sekolah non-kejuruan.

Pada pertemuan tersebut, para delegasi umumnya menyepakati isi dan menugaskan tugas kepada anggota Komite Pengarah; mereka juga membahas dan mengklarifikasi beberapa isu terkait jumlah kandidat terdaftar, pengawas ujian, inspeksi dan pengawasan, lokasi ujian cadangan, rencana penanganan situasi kesehatan siswa, memastikan keselamatan lalu lintas, dan komunikasi sebelum, selama, dan setelah ujian.
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Nguyen Van Doat menekankan perlunya segera beralih dari fase persiapan ke fase pelaksanaan secara substantif dan efektif; memastikan ujian berlangsung dengan aman dan tanpa kesalahan di setiap tahapnya. Pada saat yang sama, departemen, lembaga, dan daerah perlu secara proaktif berkoordinasi dan melaksanakan tugas secara serentak, mulai dari memastikan keamanan, kesehatan , transportasi, listrik, hingga komunikasi, untuk menyelenggarakan ujian secara serius dan sesuai dengan peraturan.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/dien-bien-chot-phuong-an-tuyen-sinh-lop-10-post776037.html







Komentar (0)