Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup mewajibkan pengumuman publik mengenai pelanggaran lahan.
Departemen Manajemen Tanah baru saja menerbitkan Surat Resmi No. 5244/BNNMT-QLĐĐ tertanggal 25 Mei kepada Komite Rakyat provinsi dan kota yang dikelola secara pusat mengenai pengumuman publik informasi tentang pelanggaran dan perbaikan pelanggaran hukum tanah serta peraturan tentang prosedur administrasi terkait tanah di portal elektronik Kementerian sebagaimana diatur dalam Keputusan No. 49/2026/NĐ-CP.
Bộ Nông nghiệp và Môi trường•26/05/2026
Menurut Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup , pada tanggal 31 Januari 2026, Pemerintah mengeluarkan Keputusan Nomor 49/2026/ND-CP yang merinci dan memandu pelaksanaan beberapa pasal Resolusi Nomor 254/2025/QH15 Majelis Nasional tentang mekanisme dan kebijakan untuk menghilangkan kesulitan dan hambatan dalam pelaksanaan Undang-Undang Pertanahan. Keputusan tersebut berlaku efektif sejak tanggal 31 Januari 2026.
Secara spesifik, Pasal 13 ayat 3 dan Pasal 15 ayat 2 Keputusan tersebut menetapkan bahwa Komite Rakyat provinsi wajib mempublikasikan informasi tentang pelanggaran dan penanggulangan pelanggaran hukum tanah serta peraturan tentang prosedur administrasi terkait tanah di portal elektronik Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup.
Foto ilustrasi/Thai Son.
Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup saat ini sedang mengarahkan unit-unit terkait untuk menyelesaikan portal elektronik Kementerian guna mempermudah penayangan konten ini.
Sembari menunggu penyelesaian sistem tersebut, Kementerian meminta agar Komite Rakyat provinsi dan kota terus mengarahkan penerbitan dokumen yang mengatur prosedur administrasi untuk tanah; dan pada saat yang sama, mengirimkan dokumen, daftar, dan informasi tentang pelanggaran dan perbaikan pelanggaran hukum tanah kepada Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup untuk dipublikasikan di portal elektronik Kementerian.
Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup meminta agar pemerintah daerah memperhatikan pengorganisasian pelaksanaan untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan lahan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Komentar (0)