Pimpinan Perusahaan Listrik Kota Ho Chi Minh meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh perubahan tanggal pembacaan meter, yang menyebabkan tagihan listrik bulan Agustus meningkat.
Informasi di atas disampaikan oleh Bapak Bui Trung Kien, Wakil Direktur Jenderal Perusahaan Listrik Kota Ho Chi Minh pada konferensi pers tentang situasi ekonomi dan sosial kota pada sore hari tanggal 7 September.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini dan berharap pelanggan dapat memaklumi. Industri kelistrikan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjawab setiap pertanyaan," ujar Bapak Kien.
Bapak Bui Trung Kien pada konferensi pers pada sore hari tanggal 7 September. Foto: Thanh Nhan
Sebelumnya, ketika Dinas Ketenagalistrikan Kota menerbitkan tagihan listrik untuk bulan Agustus, banyak masyarakat mengeluhkan tagihan listrik mereka yang melonjak dibandingkan periode tagihan sebelumnya. Bapak Kien menjelaskan hal ini, alasan utamanya adalah tanggal tagihan listrik diundur ke akhir bulan, sehingga jumlah hari pelanggan menggunakan listrik bulan lalu meningkat 11 hingga 28 hari, tergantung periode tagihan sebelumnya.
Artinya, sebelumnya, jadwal pembacaan meteran listrik (pembacaan manual) ditetapkan oleh perusahaan listrik setiap hari, mulai tanggal 3 hingga 25 setiap bulan, untuk memastikan kecukupan tenaga kerja. Namun, saat ini, pembacaan meteran listrik sepenuhnya diotomatisasi dari jarak jauh. Oleh karena itu, perusahaan listrik kota akan mencatat pembacaan meteran di akhir bulan. Hal ini memudahkan pelanggan mengingat tanggal tersebut untuk memudahkan pembayaran dan tagihan lainnya.
Bapak Kien juga menegaskan bahwa pada bulan perubahan periode pembacaan meter, standar hidup akan dihitung tambahan sesuai dengan jumlah hari yang diubah sesuai peraturan. "Tidak akan ada lagi kasus di mana industri kelistrikan tetap menggunakan standar lama ketika jumlah hari yang tercatat bertambah, yang menyebabkan pelanggan harus membayar tagihan listrik yang lebih tinggi," ujarnya.
Selain itu, menurut Bapak Kien, ada pula alasan objektif yang tidak disadari pelanggan, yakni cuaca pada bulan Agustus lebih panas, sehingga permintaan listrik juga lebih tinggi dibanding bulan Juli, sehingga menyebabkan tagihan listrik pun meningkat.
Terkait penyesuaian tanggal pembacaan meteran listrik, Bapak Kien mengatakan bahwa perusahaan telah memberi tahu pelanggan dan pemerintah daerah 15 hari sebelumnya agar masyarakat dapat memperoleh informasi. Setelah tagihan diterbitkan pada 31 Agustus, hanya 0,8% pelanggan yang memberikan komentar terkait hal ini. Perusahaan telah memberikan penjelasan dan tingkat pembayaran tagihan listrik kini telah mencapai lebih dari 60%, tanpa ada lagi pelanggan yang memberikan komentar atau pertanyaan.
Hingga saat ini, sektor kelistrikan kota telah menyelesaikan pemindahan pembacaan meter ke akhir setiap bulan untuk hampir dua juta pelanggan. Sisanya akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan akan tuntas 100% pada tahun 2024.
Mengenai konsumsi listrik, menurut Bapak Kien, pelanggan dapat dengan mudah memeriksa konsumsi listrik harian keluarga mereka melalui aplikasi CSKH-EVNHCMC untuk informasi lebih lanjut. Jika ada pertanyaan, masyarakat dapat menghubungi hotline 1900545454, situs web resmi PLN, atau bertemu langsung dengan karyawan di perusahaan masing-masing untuk mendapatkan jawaban.
Le Tuyet
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)