Pada sore hari tanggal 24 Oktober, Delegasi Pengawas Komite Tetap Dewan Rakyat Provinsi, yang dipimpin oleh Bapak Le Van Anh, Wakil Ketua Dewan Rakyat Provinsi, mengadakan sesi kerja dengan Kepolisian Provinsi dan Departemen Perhubungan tentang kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam memastikan keselamatan lalu lintas perairan pedalaman dan manajemen, pemeriksaan, dan pendaftaran kendaraan perairan.

Dalam beberapa waktu terakhir, Kepolisian Provinsi telah mengarahkan penerapan dokumen hukum dan dokumen pedoman Kepolisian Pusat dan provinsi dalam memastikan keselamatan lalu lintas perairan pedalaman; mempromosikan propaganda, penyebaran informasi dan pendidikan hukum dalam berbagai bentuk; secara efektif melaksanakan proyek Perdana Menteri mengenai solusi untuk memastikan ketertiban dan keselamatan lalu lintas perairan pedalaman dalam situasi baru.
Terhitung sejak 1 Januari 2021 hingga saat ini, Kepolisian Daerah telah melaksanakan 3.200 kali patroli dan penertiban, menangani 7.739 kali pelanggaran lalu lintas perairan pedalaman, memberikan denda sebesar Rp11 miliar lebih, menangani 83 kali pelanggaran registrasi dan uji emisi kendaraan bermotor, memberikan denda sebesar Rp400 juta lebih, dan memberikan rekomendasi kepada Dinas Perhubungan dan unit terkait untuk memasang dan memperbaiki 24 buah rambu peringatan dan 6 buah pelampung yang rusak di lokasi rawan kecelakaan.
Departemen Perhubungan telah menindaklanjuti program, rencana, dan instruksi tersebut dengan saksama untuk fokus mengarahkan lembaga dan unit terkait guna melaksanakan pekerjaan guna memastikan keselamatan lalu lintas perairan pedalaman; memberi saran tentang pelaksanaan perencanaan dan rencana pengembangan prasarana perairan pedalaman; mengelola, memelihara, melindungi perairan, dan membersihkan perairan guna memastikan keselamatan.

Kendaraan yang dioperasikan telah terdaftar dan tercatat sesuai ketentuan yang berlaku, dengan jumlah kendaraan yang diperiksa dan diberikan sertifikat keselamatan teknis dan perlindungan lingkungan sebanyak 5.092 kendaraan, dan jumlah kendaraan yang terdaftar di perairan pedalaman sebanyak 1.335 kendaraan.
Pada pertemuan tersebut, anggota Delegasi Pengawas meminta kepada unit-unit untuk mengklarifikasi sejumlah hal, seperti: Banyaknya kapal yang tidak terdaftar dan tidak terinspeksi; beberapa pelabuhan perairan pedalaman dan perairan yang tidak sesuai dengan perencanaan; prosedur pengumuman pelabuhan dan dermaga yang beroperasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, potensi daerah rawan, dan lain sebagainya.
Berbicara pada pertemuan tersebut, kawan Le Van Anh, Wakil Ketua Dewan Rakyat Provinsi, mengakui upaya unit-unit tersebut dalam memastikan keselamatan di perairan pedalaman.
Wakil Ketua Dewan Rakyat Provinsi menekankan bahwa meskipun belum pernah terjadi insiden serius di provinsi ini sebelumnya, memastikan keselamatan di perairan pedalaman merupakan tugas penting. Beliau meminta agar laporan segera diselesaikan sesuai kerangka acuan berdasarkan pendapat anggota delegasi, mengusulkan solusi untuk mengatasi masalah pengerukan jalur, dan mendorong serta meningkatkan upaya untuk memastikan ketertiban dan keselamatan lalu lintas.
Delegasi akan memberikan rekomendasi kepada Komite Rakyat Provinsi mengenai manajemen jalur air dan koordinasi dalam pemeriksaan, pengendalian dan penanganan kendaraan yang melanggar lalu lintas di jalur air pedalaman dengan wilayah yang berbatasan dengan Quang Ninh , serta usulan dari unit-unit.
Sumber
Komentar (0)