Karyawan sedang mengawetkan daging kepiting di pabrik Seaspimex Company yang bersertifikat halal (Kota Ho Chi Minh ). (Foto: Khanh Ly/Vietnam+) |
Dalam konteks ekonomi global yang bergejolak, pasar Halal menjadi "tanah yang dijanjikan" bagi bisnis Vietnam.
Dengan skala hingga 2.548 miliar USD pada tahun 2024 dan tingkat pertumbuhan yang mengesankan sebesar 9,9% per tahun, pasar Halal tidak hanya menjadi peluang untuk memperluas ekspor tetapi juga tantangan dalam hal kepatuhan yang ketat terhadap standar mulai dari produksi hingga logistik.
Pasar halal tidak hanya terbatas di negara-negara Muslim, tetapi juga populer secara global berkat transparansi, keamanan, dan keterlacakannya. Namun, untuk menaklukkan pasar ini, perusahaan-perusahaan Vietnam harus memenuhi serangkaian persyaratan ketat, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga pengawetan dan transportasi. Khususnya, pengendalian kontaminasi silang zat-zat terlarang dan memastikan kondisi penyimpanan dingin merupakan hambatan yang signifikan.
Banyak bisnis telah menyadari pentingnya sertifikasi halal dan secara aktif berinvestasi dalam rantai pasokan yang terstandarisasi. Contohnya, Seaspimex Vietnam Seafood Joint Stock Company, yang sertifikasi halalnya telah membantu mereka mengakses pasar kelas atas seperti Timur Tengah, Malaysia, dan Indonesia dengan mudah, ujar Nguyen Kim Hau, Direktur Jenderal Seaspimex. "Halal bukan hanya tiket masuk, tetapi juga jaminan kualitas produk kami."
Pusat Logistik menggunakan peralatan sesuai standar Halal. (Foto: Khanh Ly/Vietnam+) |
Dari perspektif logistik, TOANPHAT Group (TPG) telah memelopori pembangunan pusat logistik berstandar halal, termasuk layanan iradiasi dan sistem penyimpanan dingin. Hal ini tidak hanya memecahkan masalah logistik bagi perusahaan domestik, tetapi juga membantu produk-produk Vietnam meningkatkan posisinya di peta ekspor global.
Menurut Bapak Dang Phuc Nguyen, Sekretaris Jenderal Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, logistik memainkan peran kunci dalam menjamin kualitas produk halal. Mulai dari transportasi, pengendalian mikrobiologi, hingga penyimpanan dingin, setiap langkah harus diikuti dengan ketat. "Iradiasi merupakan metode yang efektif untuk memenuhi kebutuhan pasar Muslim, tetapi yang lebih penting, pelaku usaha harus bekerja sama dengan unit logistik profesional yang diakui oleh organisasi halal internasional," tegas Bapak Nguyen.
Meraih sertifikasi Halal di bidang pergudangan dan iradiasi membantu melengkapi rantai pasok barang ke pasar Muslim. (Foto: Khanh Ly/Vietnam+) |
Sertifikasi halal memberikan banyak manfaat praktis bagi bisnis, mulai dari memperluas pasar, meningkatkan reputasi, hingga meningkatkan daya saing. Bapak Tran Van Tan Cuong, Direktur Jenderal Perusahaan Halal Nasional Vietnam, mengatakan: "Halal bukan hanya standar tetapi juga komitmen terhadap kualitas, membantu bisnis membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan pendapatan berkelanjutan."
Pasar halal membutuhkan komitmen yang komprehensif, mulai dari produk hingga rantai pasok. Menyempurnakan sistem logistik sesuai standar halal tidak hanya membantu produk Vietnam mengakses pasar potensial, tetapi juga menegaskan kualitasnya di kancah internasional. Persaingan ini memang menantang, tetapi juga membuka peluang besar bagi Vietnam untuk menegaskan posisinya dalam industri ekspor produk pertanian dan akuatik global.
Sumber: vietnamplus.vn
Sumber: https://baodongnai.com.vn/kinh-te/202508/doanh-nghiep-viet-tich-cuc-dau-tu-chuoi-cung-ung-dat-chuan-halal-6dc11f3/
Komentar (0)