Berikut adalah sederetan bintang yang akan absen dari Piala Dunia 2026.
Susunan tim ideal yang terdiri dari para bintang pilihan Yahoo Sports yang tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 dapat membentuk tim yang mampu bersaing dengan lawan-lawan besar mana pun.
Di posisi penjaga gawang, Jan Oblak menempati posisi tersebut. Penjaga gawang asal Slovenia ini telah lama dianggap sebagai salah satu penjaga gawang paling konsisten di Eropa, dengan refleks yang sangat baik, kemampuan untuk memimpin pertahanan, dan pengalaman luas di level klub. Namun, Slovenia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, yang berarti Oblak sekali lagi akan melewatkan turnamen terbesar di planet ini.

Lini pertahanan tim ini memiliki banyak pemain berkualitas, terutama duo bek tengah Italia, Alessandro Bastoni dan Riccardo Calafiori. Bastoni dianggap sebagai pemimpin baru di lini pertahanan Italia berkat kemampuannya membaca situasi, memulai serangan, dan tetap tenang dalam pertandingan besar. Sementara itu, Calafiori telah muncul sebagai salah satu bek paling serbaguna dan modern di Eropa. Fakta bahwa "Azzurri" tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 merupakan kejutan besar bagi para penggemar sepak bola.
Nama terakhir di lini pertahanan adalah Willi Orban. Bek tengah veteran asal Hongaria ini memiliki gaya bermain yang kuat, kemampuan duel udara yang mengesankan, dan kualitas kepemimpinan. Terlepas dari upaya terbaik mereka, Hongaria gagal lolos ke babak final.
Lini tengah tim ini sangat kuat, menampilkan Sandro Tonali (Italia), Dominik Szoboszlai (Hongaria), Xavi Simons (Belanda), dan Khvicha Kvaratskhelia (Georgia).
Tonali adalah gelandang serbaguna dengan kemampuan merebut bola, mengontrol tempo, dan memberikan umpan-umpan tajam. Szoboszlai menonjol karena tekniknya, kemampuan menembak jarak jauh, dan peran kepemimpinannya untuk Hungaria. Sementara itu, Xavi Simons dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa dengan gaya bermainnya yang kreatif dan cepat, tetapi pemain internasional Belanda ini tidak dapat berpartisipasi karena cedera.
Di posisi sayap, Kvaratskhelia terus menunjukkan kelasnya dengan teknik individu yang terampil dan kemampuan luar biasa untuk menciptakan terobosan. Namun, Georgia tidak mampu memberikan kejutan apa pun dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, membuat pemain bintang itu kecewa dan tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Di lini depan, susunan pemain ini memiliki kekuatan yang tangguh dengan kehadiran Victor Osimhen (Nigeria), Robert Lewandowski (Poland), dan Ademola Lookman (Nigeria).
Osimhen tetap menjadi salah satu striker paling berbahaya di dunia berkat kecepatannya, kemampuan penyelesaian yang serbaguna, dan kekuatan fisik yang superior. Di sampingnya ada Lewandowski – striker legendaris Polandia dengan insting mencetak gol yang menakutkan dan pengalaman luas di turnamen besar. Sementara itu, Lookman membawa keserbagunaan, kecepatan, dan kemampuan untuk menciptakan terobosan di lini serang.
Absennya banyak bintang besar berarti Piala Dunia 2026 akan sedikit kurang menarik dari yang diharapkan. Namun, sepak bola selalu sulit, dan kualifikasi Piala Dunia tidak pernah mudah, bahkan bagi pemain terbaik di dunia.
Sumber: https://danviet.vn/doi-hinh-nhung-ngoi-sao-vang-mat-tai-world-cup-2026-d1428843.html








Komentar (0)